maiwanews – Sebuah jajak pendapat menunjukkan mayoritas masyarakat Rusia yakin pemerintahnya akan melanjutkan dukungan terhadap Presiden Suriah, Bahar Al-Assad. Survei oleh kantor berita Rusia, Ria Novosti, mengindikasikan bahwa sebanyak 84 persen orang Rusia berfikir dukungan Moskow terhadap Suriah akan tetap berlanjut.
Dari hasil polling, hanya 10 persen responden mengatakan bahwa Moskow mungkin akan mengalihkan dukungan pada pihak penentang pemeritah Suriah saat ini. Jajak pendapat dilakukan selama tiga hari, mulai pada tanggal 19 Juni hingga 21 Juni.
Rusia berulangkali memberi dukungan pada pemerintahan Suriah dibwah pimpinan Presiden Assad sejak kerusuhan mulai tahun lalu. Menteri Luar Negeri Rusia, Segei Lavrov, hari Rabu menyalahkan beberapa negara barat karena tidak mengambil langkah-langkah untuk melaksanakan perjanjian transisi politik sebagaimana disepakati “kekuatan dunia” di Jenewa untuk mengakhiri krisis di Suriah.
Menteri Lavrov menambahkan, Moskow tidak akan membiarkan barat melakukan sabotase terhadap kesepakatan mengenai transisi politik. Moskow menginginkan jawaban formal dalam beberapa hari pada apakah negara-negara barat mendukung kesepakatan pada tanggal 30 Juni.
Selain itu Menteri Lavrov juga mendesak masing-masing pihak untuk menunjuk perwakilan representatif tanpa membuat seruan eksplisit agar Assad mundur dari jabatannya sebagai presiden. Rusia dikatakan akan mengupayakan untuk mendapatkan jawaban dari “mitra barat” negara tersebut secara sungguh-sungguh dalam beberapa hari kedepan tentang apakah mereka mendukung perjanjian transisi politik di Suriah. (aso/PressTV)









