maiwanews – Menteri Perminyakan Iran, Rostam Qasemi, hari Rabu waktu setempat mengatakan keseimbangan harga minyak dunia banyak dipengaruhi oleh pasokan minyak mentah Iran ke pasar internasional. Dengan memaksakan sanksi baru-baru ini pada sektor minyak Iran oleh negara-negara barat, maka pasar dunia akan merasakan bahwa jika Iran tidak mengekspor minyak, harga minyak akan meningkat.
Menurut Wasemi, sanksi dan tekanan terhadap Republik Islam Iran oleh barat tidak membawa dampak serius bagi sektor minyak Iran karena negara tersebut telah memiliki pelanggan tetap sebagai tujuan pasarnya. Ia menambahkan bahwa kenaikan harga minyak di pasar global tergantung pada perkembangan di pasar minyak. Mengingat kondisi di pasar minyak internasional, harga diperkirakan akan meningkat di musim dingin sejalan dengan meningkatnya konsumsi energi.
pada awal 2012, Amerika Serikat dan Uni Eropa menyetujui sanksi baru terhadap sektor minyak dan keuangan Iran dengan mencegah negara-negara lain membeli minyak dari Iran atau melakukan transaksi melalui Bank Sentral Iran. Washington dan Uni Eropa menyatakan larangan tersebut dimaksudkan agar Iran membatalkan program energi nuklirnya.
Proyek energi nuklir Iran dituding oleh barat dilakukan untuk tujuan militer. Iran dalam berbagai kesempatan telah membantah keras tuduhan itu, dengan alasan bahwa sebagai penandatangan Perjanjian Non-Proliferasi nuklir dan anggota dari Badan Energi Atom Internasional, Iran berhak menggunakan teknologi nuklir untuk tujuan damai. (aso/PressTV)
Munafri-Aliyah Hadiri Peringatan Hari Buruh di Makassar
Danlantamal VI Ajak Insan Pers Olahraga Fun Shooting
Danlantamal VI Tinjau Kesiapan Personel Gabungan Pengamanan Hari May Day
Wadan lantamal VI Makassar Berikan Pengarahan Kepada Personel Tidur Dalam Mako Lantamal VI
Bareskrim Telusuri Laporan Ridwan Kamil Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik









