Turki Mulai Sidang Terhadap Jendral Israel

maiwanews – Pengadilan Turki menggelar sidang in absensia terhadap empat orang Jendral Israel. Keempat mantan pimpinan militer Israel dituding bertanggung jawb atas serangan mematikan terhadap kapal Turki pada tahun 2010 lalu. Sidang berlangsung di Seventh High Criminal Court Istanbul hari Selasa.

Serangan pasukan komando Israel terhadap kapal Mavi Marmara di perairan internasional dikatakan menewaskan seetidaknya 9 orang aktivis. Insiden itu menyebabkan keretakan hubungan Ankara-Tel Aviv.

Gugatan diajukan oleh IHH Humanitarian Relief Foundation, Mavi Marmara berlayar atas tugas dari yayasan tersebut. Selain itu, gugatan juga diajukan oleh keluarga korban. Agenda sidang tersebut adalah mendengarkan kesaksian para saksi. Setidaknya 490 orang termasuk aktivis dan jurnalis diharapkan dapat memberikan bukti di pengadilan. Sementara di luar pengadilan, ribuan massa pengunjuk rasa anti-Israel berkumpul dan mengikuti jalannya persidangan.

Jika keempat jenderal termasuk mantan Kepala Staf Gabi Ashkenazi dinyatakan bersalah, pengadilan dapat mengeluarkan surat perintah penangkapan mereka. Jaksa menyiapkan dakwaan berupa hukuman seumur hidup bagi para perwira tersebut.

Sebelumnya Turki telah menuntut Israel untuk menyampaikan permintaan mf secar resmi atas serangan mematikan terhadap kapal flotilla. Pemerintah Israel juga diminta memberi kompensasi bagi keluarga korban serta menghentikan blokade terhadap jalur Gaza sebagai prakondisi menuju normalisasi hubungan bilateral. Namun Tel Aviv menolak untuk memenuhi tuntutan tersebut. (aso/PressTV)