Jokowi: Penanggulangan Banjir Jakarta Terhambat Pengesahan APBD di DPRD

maiwanews – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau yang lebih populer dengan panggilan Jokowi mengeluhkan terbatasnya dana dalam rangka upaya penanggulangan banjir yang mengepung ibukota beberapa hari lalu. Jokowi mengaku, anggaran untuk mengatasi banjir serta dampaknya diperoleh dengan cara meminta bantuan pihak lain.

Keterbatasan dana itu kata Jokowi terjadi karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta 2013 hingga kini belum disahkan oleh DPRD. “APBD belum diketok, kesulitan saya ada di situ.  ……., duitnya dari mana?” kata Jokowi ketika ditanya wartawan soal pembangunan tanggul di Balai Kota kepada Jokowi, Jumat (25/1/2013).

Jokowi mengungkapkan, belum disahkannya APBD membuat dirinya harus mencari jurus lain untuk mengatasi banjir Jakarta. Jokowi mencontohkan, biaya untuk penanggulangan jebolnya tanggul Latuharhary diperoleh dari sejumlah bantuan. “Itu (penanggulangan Latuharhary) dari bantuan-bantuan,” kata Jokowi.

Padahal menurut Jokowi, begitu APBD disahkan, pihaknya akan melakukan berbagai langkah penanggulangan banjir termasuk dampak yang ditimbulkan banjir beberapa hari lalu. Mantan Walikota Solo ini mengatakan, jika APBD disahkan, dirinya akan langsung melakukan berbagai perbaikan pasca banjir, termasuk masalah sampah yang menggunung di berbagai tempat di Jakarta.

Terkait lambatnya pengesahan APBD DKI Jakarta 2013, sejumlah kalangan menuding DPRD telah berupaya mengganjal. Namun dalam sebuah acara televisi, Wakil Ketua DPRD Triwarsana membantah tudingan itu. Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, pengesahan akan dilakukan akhir Januari 2013.