Barat Tawarkan Langkah Pencegahan Sanksi pada Iran

maiwanews – Iran mendapat tawaran dari Barat berupa langkah mencegah dijatuhkannnya sanksi keras dalam sebuah pembicaraan di Almaty, Kazakhstan, 26 Februari 2013. Dalam pertemuan itu, Iran dan enam negara kuat dunia membicarakan langkah agar Iran bisa mempertahankan program nuklirnya sambil berusaha agar negara itu tidak menjadi negara nuklir.

Iran masih mempertimbangkan tawaran Barat untuk mencegah sanksi keras. Dimana saat ini sanksi beberapa negara telah membatasi kegiatan pengayaan uranium beberapa kegiatan lainnya karena dianggap bisa digunakan untuk membuat senjata. Pertemuan itu juga mencakup pembicaraan diplomatik tentang hal-hal teknis.

Pembicaraan di Almaty akan dilanjutkan pada hari kedua, Rabu 27 Februari 2013. Tetapi para diplomat pesimis, mereka memperingatkan pertemuan itu tidak mungkin dapat mencapai terobosan besar. Para perunding Barat mengaku telah mengajukan usul kecil tanpa menjelaskan lebih rinci tentang usul kecil tersebut. Usulan itu dinilai seharusnya menarik bagi Iran.

Sementara perunding Iran mempertimbangkan usulan tersebut pada sore dan malam hari, demikian disampaikan jurubicara Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton, Michael Mann. Ia juga mengatakan diskusi mengenai usul itu bermanfaat. Iran telah melanggar kewajiban internasional mereka, karenanya, merupakan tanggung jawab mereka untuk memulai proses membangun kepercayaan.

Salah seorang anggota delegasi Iran, Mehdi Mohammadi, mengatakan negaranya akan mengajukan usul dan menolak beberapa tuntutan Barat.

Amerika Serikat, dibawah pemerintahan Barack Obama, mendesak dilakukan upaya diplomasi mengenai nuklir Iran, namun tidak mengesampingkan intervensi militer. Sementara Israel mengancam akan melakukan segala cara untuk mencegah Iran membuat bom. (aso/VoA)