Puluhan Pendukung Tewas, Ikhwanul Muslimin Serukan Perlawanan

maiwanews – Setelah puluhan pendukungnya tewas oleh pasukan keamanan di ibukota Mesir, Kairo, Ikhwanul Muslimin Mesir menyerukan perlawanan. Demikian laporan yang dilansir PressTV, Senin (8/7/2013)

Dalam sebuah pernyataannya, kelompok sayap politik Partai Kebebasan dan Keadilan menyerukan apa yang mereka sebut “pemberontakan oleh orang-orang besar dari Mesir terhadap mereka yang berusaha untuk mencuri revolusi mereka dengan tank.”

Kelompok ini juga menyerukan masyarakat internasional dan kelompok-kelompok internasional dan semua orang bebas dari dunia untuk campur tangan untuk menghentikan pembantaian lebih lanjut dan mencegah “Suriah baru di dunia Arab.”

Partai itu bereaksi terhadap aksi yang telah menewaskan lebih dari 40 pendukung Presiden terguling Mohamed Morsi dengan melakukan aksi duduk-in di Kairo, Senin.

Ikhwanul Muslimin mengatakan bahwa penembak jitu telah ditempatkan untuk menarget para demonstran yang menghadiri aksi duduk di luar gedung Garda Republik. Mereka juga mengatakan, polisi dan tentara menembakkan peluru dan gas air mata kepaa pendukung Morsi yang sedang shalat.

Parta Kuat Mesir juga mengutuk pembunuhan itu. Mereka mengatakan, Jenderal Abdel Fattah al-Sisi, panglima militer Mesir, yang bertanggung jawab atas insiden mematikan tersebut.