Said Aqil: Ada Kemungkinan Lebaran NU-Muhammadiyah Bersamaan

maiwanews – Meski permulaan puasa 2013 atau 1 Ramadhan 1434 berbeda antara Nahdatul Ulama (NU) dengan Muhammadiyah, namun lebaran (Idul Fitri) atau 1 Syawal kedua ormas Islam terbesar di Indonesia itu ada kemungkinan bersamaan.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum PBNU Said Aqil Sirdaj. Menurut Said Aqil, Idul Fitri tahun ini kemungkinan akan dirayakan berbarengan dengan Muhammadiyah. “Kemungkinan ada (Idul Fitri bareng Muhammadiyah),” kata Said di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta, Sabtu (3/8/2013).

Meski begitu kata Said, penentuan 1 Syawal baru akan ditetapkan pada tanggal 7 Agustus mendatang. Sampai saat ini kata dia, PBNU belum menentukan kepastian perayaan tanggal hari lebaran.

Said menjelaskan, bagi PBNU, 1 Syawal akan ditentukan setelah melihat bulan atau Hilal dengan mata langsung. Hilal katanya, tidak bisa ditentukan tanpa melihat secara langsung. “Memang hilal sudah terlihat sebanyak 3 persen, tapi tetap harus dilihat langsung,” kata Said lagi.

Sehubungan dengan permulaan puasa NU lebih lambat sehari dibanding Muhammadiyah, banyak yang memperkirakann lebaran NU akan jatuh pada tanggal 9 Agustus, sementara Muhammadiyah sebelumnya sudah menetapkan lebaran pada 8 Agustus.