maiwanews – Pemimpin beberapa negara dijadwalkan mengadakan pembicaraan dengan diplomat Iran terkait isu program nuklir negara tersebut. Rencana pertemuan lahir ditengah sinyal baru Teheran siap bernegosiasi terkait jalan keluar dari sengketa berkepanjangan.
Pertemuan akan menandakan tingkatan interaksi tertinggi antara Washington dengan Teheran. Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat, John Kerry dan rekannya dari Iran, Javad Zarif, akan bertemu bersama-sama dengan pejabat dari Inggris, Perancis, Cina, Rusia, dan Jerman.
Pembicaraan dilakukan sehari setelah presiden Iran, Hassan Rouhani, mengatakan dia ingin dalam tiga hingga enam bulan kedepan kedepan dicapai kesepakatan dengan barat terkait program nuklir negaranya. Kepada Washington Post hari Rabu Rouhani mengatakan Iran akan bersikap transparan dan akan menunjukkan bahwa program pengayaan uraniumnya dilakukan untuk tujuan damai. Ia juga mengaku pemimpin tertinggi Iran, Ali Khameini, telah memberinya otoritas penuh untuk menyelesaikan masalah isu nuklir.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa jika tercapai kesepakatan, maka hal itu akan menjadi titik awal untuk memperbaiki hubungan dengan Washington. Dimana hubungan diplomatik Iran dan Amerika terputus sejak tahun 1980. Sebelumnya, hari Rabu lalu Rouhani mengatakan dirinya terbuka terhadap kemungkinan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Ia juga mengklarifikasi dirinya tidak berjabat tangan dengan pemimpin Amerika tersebut di PBB minggu ini karena waktunya dianggap tidak tepat. (R19/VoA)
Prabowo Terima Sambutan Kehormatan dari Sultan Brunei di Istana Nurul Iman
Porsche Rayakan 75 Tahun Produksi di Zuffenhausen
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 38 Pati
31 Pemimpin Negara dan Perwakilan NATO Hadiri KTT Dukungan Terhadap Ukraina
Prabowo Pimpin Ratas, Bahas Percepatan Hilirisasi









