Ledakan Masjid Afganistan Saat Idul Adha Tewaskan Gubernur

maiwanews – Ledakan bom terjadi di sebuah Masjid di Afganistan saat perayaan Idul Adha 1434 H sedang berlangsung. Ledakan tersebut menyebabkan tewasnya gubernur dan melukai setidaknya 15 orang lainnya.

Arsala Jamal sedang berdiri menyampaikan pidato di hadapan para jamaah Masjid saat bom meledak. Belum dipastikan li=okasi pasti bom tersebut, beberapa pihak mengatakan bom berada di bawah meja, namun beberapa lainnya mengatakan bom berada di mikrofon.

Dari 15 korban luka, beberapa diantaranya dalam kondisi kritis, demikian disampaikan juru bicara Gubernur Arsala Jamal, Din Mohammad Darwesh. Darwesh juga menyatakan pengeboman terjadi di masjid utama di ibukota provinsi Puli Alam.

Belum ada pihak mengaku bertanggung jawab atas serangan bom tersebut, namun Taliban disebut-sebut telah menjadikan pejabat Afganistan sebagai sasaran mereka. Militer dan tentara NATO sedang dalam upaya merebut kembali wilayah setelah negara terebut ditinggalkan pasukan internasioal.

Media lokal TOLOnews memberitakan bahwa pembunuhan terhadap gubernur terjadi sepekan setelah pembantu dekat pemimpin Taliban Pakistan, Latifullah Mehsud, ditangkap di Logar.

Pengeboman masjid sering terjadi di Afganistan, meski perang telah resmi berakhir dan pasukan Amerika Serikat telah ditarik. Dalam bulan Agustus sebuah masjid di Utara provinsi Kunduz diguncang ledakan akibat serangan senjata roket, serangan itu menewaskan gubernur dan 10 orang lainnya.

Rangkaian serangan di Afganistan tidak hanya ditujukan pada tempat- tempat ibadah. Pada pertengahan September konsulat Amerika Serikat di provinsi Herat diserang dan mengakibatkan 10 orang meniggal dunia, 7 diantaranya adalah pelaku serangan, dua polisi, dan seorang petugas keamanan. (R19/RT)