maiwanews – Hujan deras mengguyur kawasan perbukitan di Berastagi, mengakibatkan bencana longsor di Desa Gundaling I dan Desa Laununggap, Kecamatan Berastagi Kab. Karo, Sumatera Utara pada Sabtu sore (30-11-2013) pukul 17.00 Wib.
Bencana longsor tersebut mengakibatkan 9 orang meninggal dunia. Dari kesembilan jasad korban longsor itu, 2 orang diantaranya ditemukan di Desa Gundaling I, 6 orang di Desa Gundaling II, dan 1 orang lainnya yang hanyut, ditemukan di Desa Simpang Ujungaji.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menghimbau warga terutama yang bermukim di daerah-daerah rawan longsor seperti di perbukitan, di lereng-lereng pegunungan, di tebing sungai dan lainnya untuk selalu waspada menghadapi longsor yang di musim penghujan.
Menurut Sutopo, umumnya longsor terjadi saat hujan deras atau akibat guncangan gempa. Puncak hujan sebagian besar wilayah Indonesia kata Sutopo, terjadi pada Januari 2014 mendatang.
Berikut nama 9 korban meninggal dari tiga desa berdasarkan data BNPB, Minggu (1/12/2013) :
Di Desa Gundaling I terdapat dua korban yang merupakan ibu dan anak
1. Leni Wulandari (22 Th.)
2. Ikmal Syahputra (2,5 Th.)
Di Desa Gundaling II ditemukan korban tewas
1. Maruli sijabat (65 th.)
2. Siti Boru Nababan (60 th.)
3. Marolop (20 Th.)
4. Litna boru Silaban (25 Th.)
5. Bela kasih Boru Manik (4 Th.)
6. Junaidi donggol manik (2 Th.)
Di Desa Simpang Ujungaji ditemukan satu korban
Rosalina bru Siboru (10 Th.), warga dari Desa Laununggap.
76 Personel Gabungan Cari Korban Banjir Bandang di Pegunungan Arfak
Prabowo dan Rosan Bahas Danantara dan Arah Investasi
Fatmawati Rusdi Hadiri Ibadah Akbar Bertema 'Peace Maker'
Danlantamal VI Pimpin Serah Terima Strategis di jajaran Lantamal VI
Polisi Tetapkan 9 Orang Tersangka Kasus Pagar Laut Bekasi









