Mahasiswa Surabaya Siap Bantu Pemulihan Gunung Kelud

maiwanews – Ratusan relawan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya Jawa Timur siap terjun langsung membantu pemulihan wilayah Gunung Kelud setelah sebelumnya mengalami kerusakan akibat erupsi. Kegiatan sosial ini diselenggarakan atas kerjasama dengan PT Bintang Toedjoe.

Para relawan mahasiswa dilepas Walikota Surabaya Tri Rismaharini Sabtu 5 April 2014 di Taman Apsari Surabaya. Pada acara pelepasan itu Walikota Risma mengatakan keberadaan relawan mahasiswa diharapkan bisa membantu pemulihan wilayah kaki Gunung Kelud. Walikota Risma juga menyampaikan harapannya agar kehadiran mahasiswa Surabaya membawa manfaat bagi warga setempat.

Sementara Humas Bintang Toedjoe mengatakan para relawan nantinya akan melakukan kegiatan-kegiatan sosial, pembersihan sisa-sisa debu vulkanik utamanya pada fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos). Selain itu juga akan melakukan perbaikan fisik, pengobatan, serta kegiatan lainnya. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu saat libur kampus.

Gunung Kelud Meletus

Kamis malam 13 Februari 2014 gunung di perbatasan Kediri-Blitar Jawa Timur sekitar pukul 22.50. Abu akibat letusan tersebar ke berbagai wilayah di pulau Jawa dan Madura.

Jum’at 14 Februari 2014 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan dampak erupsi Gunung Kelud 2 orang meninggal dan 100.248 jiwa mengungsi. Kepala BNPB mengatakan korban meninggal bukan karena dampak letusan, tapi dampak lain dari erupsi.

Pengungsian tersebar di sejumlah titik, masing masing di Kab. Kediri 66. 319 orang di 205 titik, Kab.
Blitar 28.970 org di 63 titik, Kab. Tulungagung 1.349 di 11 titik, dan Kab Malang 3.610 org di 14
titik.

Sebelumnya Gunung Kelud telah beberapa kali meletus, yaitu pada tahun 1901, 1919, 1951, 1966, 1990, 1997, dan 2007.