maiwanews – Pameran industri pertahanan yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Jakarta Pusat, diikuti 671 perusahaan pertahanan dari 29 negara termasuk tuan rumah Indonesia.
Negara-negara yang turut serta dalam pameran dua tahunan ini bukan hanya negera berkembang tapi juga negera industri maju di bidang industri pertahanan seperti Republik Korea, Jepang, Repulik Ceko, Iran, India, Inggris, Prancis, Swedia, Polandia, Australia, Rusia hingga Amerika Serikat (AS).
Dari negara tetangga, pameran yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 8 Nopember 2014 ini juga diikuti negara-negara Asean seperti Malysia, Kamboja, Thailand, Laos Filipina, Singapura, Vietnam dan negara bekas propinsi ke-27 Indonesia, Timor Leste.
Tak ketinggalan beberapa negara yang belakangan juga dikenal cukup maju baik di industri maupun kekuatan pertahanannya seperti Brazil, Qatar, Portugal, Turki, Serbia, Pakistan dan Mesir tak ketinggalan ikut berpartisipasi di event ini.
Adapun perusahaan asing ternama yang turut serta memajang produknya antara lain General Dynamics, BAE Systems, Rosoboronexport, Sukhoi Aviation, Avibras, Airbus Defence, DSME, Damen Schelde, Lockheed Martin, Northtrop Grumman, Embraer Defence dan Systems, SAAB, Thales Air Defence, Beretta Defence Technologies, dan Bell Helicopter Textron.
Sementara dari Indonesia sendiri, hadir PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, PT LEN, PT Dok Koja Bahari, PT INTI, PT Karakatau Steel, PT Industri Kapal Indonesia, PT PAL, PT Dahana, PT Bhimasena, PT CMI, PT Sari Bahari, PT Garda Persada, T&E Simulation, PT Darin Indonesia, PT Palindo Marine, PT Tesco Indomaritim dan beberapa perusahaan pendukung industri pertahanan lainnya.
Pameran yang dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Jusuf kalla (JK) pada Rabu (5/11/2014) ini, diselenggarakan oleh Kemenhan RI dan dilaksanakan oleh PT Napindo Media Ashatama.









