Nurdin Halid Tuding Peserta Munas Golkar Ancol Pakai Mandat Palsu

munas-golkar-tandingan-maiwanewsmaiwanews – Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi munas Bali, Nurdin Halid mengatakan, seluruh ketua DPD I dan II Partai Golkar tidak pernah memberikan izin hadir di munas yang digelar di Ancol, Jakarta.

Itu berarti kata Nurdin, jika ada peserta munas kubu Agung Laksono yang mngaku mendapat mandat resmi dari DPD I maupun DPD II, dipastikan mandat itu palsu.

“Tidak pernah (DPD I dan DPD II) mengeluarkan mandat kepada siapapun, artinya di sana ada kepalsuan. Kalau ada yang datang dari Jatim dan lain-lain berarti itu palsu,” kata Nurdin Halid dalam jumpa pers di Bakrie Tower, Jakarta, Senin (15/12/2014).

Karena mandat palsu itu kata Nurdin, Partai Golkar akan menempuh jalur hukum bagi kadernya yang hadir pada munas tandingan, di Ancol, Jakarta Pusat.

Dalam menempuh jalur hukum bagi pihak yang memalsukan mandat yang hadir di munas Ancol jelas dia, akan ditangani oleh bidang hukum partai yng diketuai Aziz Syamsudin.

Nurdin menambahkan, semua pengurus DPD I dan II Partai Golkar hanya mengakui munas di Bali. Munas itu katanya, sesuai dengan aturan partai yakni AD/ART.