maiwanews – Pesawat Airasia dengan nomor penerbangan QZ 8501 tujuan Surabaya-Singapura dinyatakan hilang kontak dengan menara pengawas (ATC) pada Minggu (28/12/2014) pukul 06.17 WIB.
Demikian dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murdjatmojodalam keterangan pers di Kementerian Perhubungan Jakarta, Minggu (28/12/2014).
Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya, pada pukul 5.12 WIB dan saat kehilangan kontak, diperkirakan berada antara Tanjung Pandan, Provinsi Bangka Belitung, dan Pontianak (Kalimantan Barat).
Dijelaskan Djoko, pada pukul 06.12 WIB, pesawat masih terlacak di ATC Jakarta dengan ketinggian 38.000 kaki. Lalu pada pukul 06.16 WIB ketika pesawat masih terlacak di radar ATC, Kapten Iriyanto mengatakan ingin menaikkan ketinggian karena cuaca buruk.
Pada pukul 06.18 WIB, pesawat diketahui hilang pantauan dari radar. Petugas ATC pada saat itu terus memantau keberadaan pesawat, namun pada pukul 07.55 WIB petugas ATC menyatakan pesawat dinyatakan hilang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pesawat membawa penumpang 155 orang termasuk awak pesawat. Rinciannya, 138 penumpang dewasa, 16 anak-anak, dan seorang bayi.
Prabowo dan Rosan Bahas Danantara dan Arah Investasi
AS-Rusia Bahas Upaya Perdamaian di Ukraina
Polisi Tetapkan 9 Orang Tersangka Kasus Pagar Laut Bekasi
Ukraina Tuding Tentara Rusia Luncurkan Rudal Balistik Setiap Hari
Terjebak Banjir Bekasi, Petugas Izinkan Motor Lintasi Tol Cibitung-Tanjung Priok









