maiwanews – Munas (Musyawarah Nasional) II Partai Hanura di Solo Jawa Tengah dibuka Presiden Jokowi (Joko Widodo) Jum’at 13 Februari 2015. Munas tersebut dijadwalkan berlangsung 13-15 Februari 2015. Dalam sambutannya kepala negara menyampaikan tingginya angka kemiskinan dan jarak antara orang kaya dan miskin. Presiden Jokowi mengatakan persoalan kesejahteraan rakyat harus diatasi bersama oleh seluruh komponen bangsa.
Sementara Ketua Umum Hanura Wiranto dalam sambutannya di acara tersebut memaparkan pentingnya hati nurani dalam upaya menghentikan konflik. Dalam menghentikan pertikaian antar kepentingan, perlu mengedepankan hati nurani karena bangsa ini perlu dibangun dengan dengan kekompakan dan persatuan seluruh elemen bangsa.
Sejumlah tokoh politik baik dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH) maupun dari Koalisi Merah Putih (KMP) menghadiri Munas 2 Partai Hanura. Beberapa diantara tokoh politik tersebut diantaranya adalah Ketum (Ketua Umum PDI Perjuangan) Megawati, Ketum Partai Nasdem Surya Paloh, Tokoh Golkar Akbar Tandjung, Ketum Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PPP versi Muktamar Surabaya Romahurmuzi, Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsudin, Mantan Ketua MK Jimli Ashidiqi, serta Ketua DPD Irman Gusman.
Selain itu, hadir pula beberapa menteri Kabinet Kerja seperti Menko Polhukam Tedjo Edi, Menko PMK Puan Maharani, Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi, dan Menteri Perindustrian Saleh Husin.
Beberapa agenda dalam Munas kali ini adalah pembahasan AD/ART, program strategis partai, laporan pertanggunggungjawaban Pengurus DPP Periode 2010-2015, dan Penetapan Ketua Umum.
Wasekjend DPP Partai Hanura Dimas Hermadiyansyah Jum’at 13 Februari mengatakan keyakinannya acara Munas akan berjalan dengan lancar hingga penutupan tanggal 15 Februari mendatang, termasuk dalam proses Pemilihan Ketua Umum. Dimas mengatakan keyakinannya didasarkan karena penyelenggaraan tinggal melanjutkan hasil rapimnas lalu dimana semua DPD meminta Wiranto untuk kembali memimpin Hanura.
“Jadi sebetulnya Munas ini tinggal menetapkan saja Pak Wiranto sebagai Ketua Umum Periode 2015-2020 (terpilih secara aklamasi)”, kata Dimas. Keinginan besar pengurus DPD dan DPC agar Wiranto kembali memimpin Partai Hanura adalah karena figurnya masih dibutuhkan oleh Hanura untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan partai dengan mengedepankan hati nurani kepada setiap kader.
Dimas menambahkan, dengan berbagai pengalaman dan kepiawaian Wiranto, Dimas yakin kedepan berbagai konsep dan terobosan baru akan dilakukan dalam membangun Partai Hanura hingga makin diminati dan dicintai rakyat. (m011)
Rusia-Iran Teken Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif
Biden Minta Perusahaan Tekno AS Tingkatkan Keamanan Siber
Pjs Wali Kota Arwin Azis Silaturahmi di Kecamatan Bontoala, Tekankan Netralitas Sambut Pilkada
Posyandu Terintegrasi: TP PKK Makassar Bimbing Kader Tingkatkan Akurasi Data Warga
Andi Arwin Hadiri Peringatan HUT TNI di Lapangan Karebosi









