
Pihak kebun binatang dalam sebuah pernyataan menyebutkan panda bernama Mei Xiang menunjukkan adanya kenaikan sekunder di tingkat progesteron mulai tanggal 20 Juli. Kenaikan sekunder tersebut dikatakan sebagai pertanda ia akan mengandung bayi panda atau merupakan akhir dari kehamilan pseudo dalam 30 hingga 50 hari.
Sebelumnya, pada 26 dan 27 April lalu Mei Xiang menjalani inseminasi buatan dengan menggunakan sperma dari Hui-Hui, seekor panda dari Cina. Dokter hewan memantau perubahan saluran reproduksi Mei Xiang dan mengevaluasi tanda-tanda terbentuknya fetus menggunakan ultrasound untuk mementukan apakah panda tersebut hamil.
Perilaku Mei Xang menunjukkan ciri-ciri sedang hamil, ia membangun sarang, makan lebih sedikit, dan lebih banyak berada di kandang.
Panda raksasa adalah salah satu di antara spesies yang paling terancam punah di dunia. Rumah alami mereka adalah di beberapa kawasan pegunungan di China tengah. Ada sekitar 1.600 panda yang diketahui hidup di alam liar dan sekitar 300 di dalam penangkaran, sebagian besar di China. (m013/VoA)
TP PKK Kota Makassar gelar Raker Tekankan Transparansi Berbasis Digital
Fatmawati Rusdi Tekankan Pendekatan Humanis Satpol PP
Ukraina Tuding Tentara Rusia Luncurkan Rudal Balistik Setiap Hari
Pj Sekda Makassar: Bela Negara Adalah Wujud Gotong Royong dan Cinta Tanah Air
Lantamal VI Makassar Gelar Sertijab Dan Lantamal VI









