maiwanews – Direktur eksekutif Volkswagen untuk Amerika, Michael Horn, telah menyampaikan permintaan maaf terkait skandal uji emisi. Sebelumnya, Horn Kamis 8 Oktober di depan komite Komngres Amerika Serikat (AS) mengaku dia baru saja mengetahui masalah tersebut.
Mobil asal Jerman itu dituding melakukan kecurangan dalam uji emisi. Piranti lunak (software) bernama defeat devices dipasangkan untuk menipu sistem pengujian emisi. Teknologi pada piranti tersebut akan menghidupkan kontrol polusi saat ujicoba dilakukan, namun saat mobil digunakan secara normal kontrol polusi dimatikan.
Pihak Volkswagen mengakui alat untuk memanipulasi uji emisi tersebut dipasang pada sekitar 11 juta mobil di seluruh dunia. Produsen mobil asal Jerman tersebut juga mengaku siap menarik mobil-mobil tersebut. CEO Volkswagen, Matthias Mueller, mengatakan bahwa penarikan mobil dengan alat manipulasi uji emisi akan dimulai bulan Januari, adapun perbaikannya akan diselesaikan sebelum akhir tahun depan.
Menurut Badan pengawas lingkungan AS, akibat kasus skandal uji emisi Volkswagen bisa didenda sampai $ 18 miliar. (m013/VoA 1 2/as)









