Perkuat Alutsista, Anggaran TNI Akan Dinaikkan Jadi Rp 250 Triliun

maiwanews – Pemerintah berkomitmen memperkuat alat utama sistem persenjataan (Alutsista) bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk ketiga matra yakni Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).

Hal itu terungkap dalam rapat kabinet terbatas (ratas) tentang penguatan TNI yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (23/2/2016) siang WIB.

Atas komitmen tersebut, Presiden Jokowi menyetujui menaikkan anggaran untuk TNI menjadi 1,5 % dari PDB (product domestic bruto) atau sekitar Rp 250 trilun dengan syarat pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen.

“Ke depan kalau pertumbuhan ekonomi bisa naik paling tidak diatas 6 (persen), akan muncul angka 1,5 % dari PDB, dan ini sebuah angka yang besar. Perhitungan saya tadi kurang lebih bisa mencapai Rp 250 triliun,” kata Presiden Jokowi.

Untuk itu Presiden Jokowi mengingatkan kepada TNI agar angka-angka itu harus mulai diantisipasi dari sekarang dengan menyiapkan sebuah perencanaan yang matang dan detail sehingga anggaran itu tepat guna dan terdesain sejak awal.

Dalam perencanaan itu, Presiden Jokowi mengingatkan agar penggunanaan produk-produk alutsista buatan dalam negeri diprioritaskan.

Hadir dalam rapat terbatas antara lain Wapres Jusuf Kalla, Menko Polhukam Luhut B. Pandjaitan, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, dan.

Hadir pula Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Menteri Pertahanan Ryarmirzad Ryacudu, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menlu Retno LP Marsudi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, KSAD, KSAU, KSAL, dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.