
maiwanwews – Diperlukan waktu setidaknya tiga bulan untuk memverifikasi apakah sanksi Amerika Serikat terhadap Iran telah dicabut secara praktis jika Washington bermaksud untuk bergabung kembali dengan JCPOA, kata Pusat Penelitian Parlemen Iran Minggu 11 April.
Dalam laporan ekstensif tentang kriteria untuk memverifikasi penghapusan praktis sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran, Pusat Penelitian Parlemen Islam Iran mengatakan proses verifikasi tidak akan mungkin dilakukan dalam beberapa jam atau hari.
Verifikasi sebenarnya dari pencabutan sanksi dan pemenuhan kriteria membutuhkan jangka waktu setidaknya 3 hingga 6 bulan, kata laporan itu.
Selain itu, perlu untuk memverifikasi bahwa ekonomi Iran akan terus mendapatkan keuntungan dari pencabutan sanksi dalam rentang waktu tertentu, misalnya setiap enam bulan.
Laporan tersebut juga menyebutkan indeks utama harus dipenuhi sebagai bagian dari proses formal untuk penghentian sanksi AS. Indeks utama itu termasuk normalisasi hubungan perbankan secara penuh, penghapusan hambatan ekspor, serta penjualan secara penuh terhadap minyak dan produk minyak Iran.
Saat Komisi Gabungan JCPOA mengadakan pertemuan terbarunya di Wina awal pekan ini, Iran menyatakan bahwa penghentian sanksi AS harus dapat diverifikasi. Hal itu adalah satu-satunya pilihan bagi Washington untuk bergabung kembali dengan kesepakatan tersebut.
Rencana Aksi Komprehensif Bersama (Joint Comprehensive Plan of Action/JCPOA) ditandatangani pada 2015 antara Iran dan Grup 5 + 1 dan didukung oleh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231.
Namun, presiden AS saat itu Donald Trump secara sepihak menarik Washington keluar dari kesepakatan nuklir pada Mei 2018 dan menerapkan kembali sanksi anti Iran dimana sanksi itu telah dicabut oleh kesepakatan tersebut. Pada Mei 2019, Iran mulai mengurangi komitmen JCPOA-nya. (Tasnim News Agency)
Hardiknas di Makassar, Appi Gaungkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas
Munafri-Aliyah Hadiri Peringatan Hari Buruh di Makassar
Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya Gagalkan Dua Aksi Tawuran di Jakarta Timur
Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Shahid Rajaei Iran Tewaskan 25 Orang
?Wali Kota Makassar Pastikan Seleksi Sekda Berjalan Transparan dan Profesional?









