
maiwanews – Iran memperingati hari Quds Jumat 7 Mei tahun ini secara daring untuk menghindari penyebaran virus COVID-19 (Corona Virus Disease 2019). Kementerian Luar Negeri Iran Kamis 6 Mei dalam rilisnya meminta umat Islam dunia dan pendukung kebebasan untuk memperingati Hari Quds Internasional di tengah meningkatnya pelanggaran hak-hak rakyat Palestina.
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Iran menyatakan negara itu percaya bahwa pembentukan ketenangan dan perdamaian berkelanjutan di Palestina hanya akan terwujud melalui penyelesaian masalah-masalah mendasar dalam krisis Palestina.
Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa masalah dalam krisi Palestina diantaranya adalah persoalan pendudukan, pemulangan para pengungsi, penentuan sistem pemerintahan Palestina di masa depan, dan pada akhirnya pembentukan pemerintah Palestina terintegrasi dengan al-Quds (Yerusalem) sebagai ibukotanya.
Hari Quds Internasional adalah acara tahunan di mana para demonstran mengungkapkan solidaritas mereka dengan rakyat Palestina dan penentangan terhadap pendudukan wilayah Palestina oleh Israel.
Peringatan tersebut dipandang sebagai warisan almarhum pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomeini, ia secara resmi menyatakan hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan sebagai Hari Quds Internasional pada tahun 1979. (Tasnim)
Munafri-Aliyah Hadiri Peringatan Hari Buruh di Makassar
Aliyah Mustika Ilham Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas ke-117
Prabowo Terima Sambutan Kehormatan dari Sultan Brunei di Istana Nurul Iman
Zulhas Ungkap Peran Penting Kapolri Wujudkan Swasembada Pangan
Porsche Lakukan Investasi Strategis untuk Perkuat Masa Depan









