
maiwanews – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif berharap pemilihan presiden mendatang di Suriah akan berlangsung sukses. Hal itu disampaikan dalam pertemuan dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad hari Rabu 12 Mei di Damaskus. Suriah dalam waktu dekat akan menyelenggarakan pemilihan presiden.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Zarif juga menyatakan kepuasannya dengan persiapan pemerintah Suriah untuk pemilihan presiden akan datang pada 26 Mei, dan berharap pemungutan suara akan berhasil dilaksanakan.
Pemungutan suara presiden mendatang akan menjadi pemilihan presiden (pilpres) kedua sejak militansi pecah di Suriah pada 2011. Presiden Assad sebagai petahana termasuk di antara tiga kandidat dari 51 calon dalam pemungutan suara.
Dalam pertemuan tersebut, Menlu Zarif menekankan perlunya intervensi organisasi internasional serta Organisasi Kerja Sama Islam dalam mengejar hak-hak rakyat Palestina, dan menyoroti peran negara-negara front perlawanan dalam hal ini.
Keduanya juga membicarakan promosi hubungan bilateral, khususnya kerja sama di bidang ekonomi dan budaya, serta pembukaan konsulat Iran di kota Aleppo dan Latakia di Suriah.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Assad memuji dukungan Republik Islam untuk Suriah dalam perang melawan kelompok teroris Daesh. Dia juga mengatakan kunjungan Menlu Zarif menjelang pemilihan presiden Suriah dan di tengah situasi saat ini di wilayah pendudukan Israel sangat penting. (Tasnim)
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Menlu AS Beri Penghargaan Perempuan Pemberani Internasional 2025
Prabowo Resmikan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia
Kepuasan Publik Terhadap Pemerintahan Prabowo Capai 80 Persen
Militer Rusia Lancarkan 38 Serangan Terhadap Ukraina dalam Sepekan Terakhir









