
maiwanews – Pemerintah membatalkan vaksinasi COVID-19 berbayar untuk pribadi. Demikian pernyataan Presiden Joko Widodo sebagaimana disampaikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Negara Jakarta Jumat 16 Juli. Presiden juga meminta jajarannya untuk memiliki kepekaan sosial di tengah pandemi.
Seskab (Sekretaris Kabinet) Pramono Anung mengatakan tadinya vaksinasi berbayar untuk pribadi akan didistribusikan melalui Kimia farma, namun Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam arahannya menyatakan rencana itu dicabut setelah menerima masukan dari masyarakat.
Mengenai Vaksinasi Gotong Royong tetap dilakukan oleh perusahaan dimana biaya vaksinasi terhadap karyawannya ditanggung oleh perusahaan bersangkutan. Dengan demikian semua mekanisme vaksinasi COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) baik individu maupun gotong royong tetap gratis.
Seskab Pramono juga menyampaikan pesan Presiden Jokowi agar kementerian/lembaga proaktif memfasilitasi isoman (isolasi mandiri) oleh pegawainya. Menurut Seskab Pramono, kementerian/lembaga dapat memfasilitasi isoman 300 sampai 500 pasien. (z/BPMI setpres)
Hardiknas di Makassar, Appi Gaungkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya Gagalkan Dua Aksi Tawuran di Jakarta Timur
Pemerintah Evaluasi BUMN Secara Komprehensif









