
maiwanews – Mahasiswa UMI (Universitas Muslim Indonesia) Jumat 24 September menggelar aksi unjuk rasa di depan kampus Jala Urip Sumoharjo Makassar. Demonstrasi digelar dalam rangka memperingati HTN (Hari Tani Nasional), diikuti sekitar 100 orang dipimpin Uye.
Dalam aksi itu massa membentangkan sebuah spanduk bertuliskan “Wujudkan Reforma Agraria dan Cabut Omnibuslaw”. Pendemo menuntut pemerintah mencabut omnibuslaw, mewujudkan reforma agraria, dan mewujudkan pendidikan tinggi gratis.
Massa terdiri dari gabungan mahasiswa dari beberapa fakultas di UMI menamakan diri mereka sebagai “Aliansi Mahasiswa UMI”. Aksi unjuk rasa dimulai pada pukul 15:00 WITA. 15 menit kemudian massa bergeser ke depan RS (Rumah Sakit) Ibnu Sina dan tiba di lokasi itu pada pukul 15:20 WITA.
Di depan RS Ibnu Sina kembali berorasi dan menyampaikan lagi tuntutan mereka. Pada pukul 15:50 WITA massa kembali bergesr, kali ini ke depan Masjid Agung 45 dan kembali berorasi.
Pukul 16:02 WITA massa melakukan aksi bakar ban bekas dan menutup sebagian badan jalan menggunakan batu pembatas jalan sehingga menyebabkan arus lalin (lalu lintas) macet total. Aksi demonstrasi berakhir pada pukul 17:50 WITA, massa membubarkan diri dengan tertib. Secara keseluruhan aksi unras (unjuk rasa) berlangsung dengan aman. (andik)
Prajurit Lantamal VI Makassar Selamatkan penumpang di Area Pelabuhan kapal Makassar
Lantamal VI Makassar Gelar Sertijab Dan Lantamal VI
Pjs Wali Kota Makassar Resmikan Pameran Arsip Kota Makassar
Pjs Arwin Azis Hadiri FGD Kejati Sulsel, Bahas Strategi Percepatan Investasi untuk Ekonomi Sulsel
Sambut Hari Jadi, Humas Polri Gelar Donor Darah di Seluruh Polda









