
maiwanews – Puluhan mahasiswa dan masyarakat Rabu 6 Oktober mengelar aksi unjuk rasa di Jembatan Kembar Sunguminasa Kabupaten Gowa. Massa dari sekitaran bantaran sungai Jeneberang memulai demonstrasi sekitar pukul 11:10 WITA.
Sebagian massa membentangkan pamflet di atas mobil box, sementara salah seorang peserta unjuk rasa (unras) melakukan orasi. Salah satu pamflet pada aksi itu bertuliskan “Kami Butuh Lapangan Bukan Taman”.
Pamflet lainnya bertuliskan:
- Warga Sepakat adanya perbaikan tapi manfaat jangan abaikan.
- Lanjutkan pekerjaan jangan ganggu volume lapangan.
- Usul menolak tanpa ditimbang berujung bentrokan.
- Rakyat bersatu tak bisa di kalahkan
Demonstrasi gabungan mahasiswa dan masyarakat itu sebagai respon atas rencana Pemerintah Kabupaten Gowa untuk mengubah fungsi lahan dari lapangan Sepak bola Jeneberang menjadi taman. Rencana ini memicu kemarahan warga setempat dan mahasiswa. Mereka menolak gagasan tersebut karena masih lebih membutuhkan Lapangan sepak bola dibanding taman.
Aksi unjuk rasa tersebut mengakibatkan kemacetan parah di jalur jembatang kembar. Jembatan ini menghubungkan antara Sungguminasa dengan kecamatan pallangga. Pihak kepolisian membubarkan massa sekitar pukul 12:15 WITA. (andik)
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Polda Metro Jaya Imbau Masyarakat Tidak Gelar Pesta Kembang Api
Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia Menanam di Banyuasin
Pemkot Makassar Raih Predikat Kota Terinovatif di Ajang IGA 2024
Pj Sekda Makassar Irwan Adnan dan Keluarga Gunakan Hak Pilih di TPS 003 Pisang Selatan









