
maiwanews – Juru bicara Kantor Urusan Taiwan China Ma Xiaoguang Rabu 13 Oktober menyatakan latihan militer dekat Taiwan adalah tanggapan atas provokasi dan kolusi dengan kekuatan asing. Latihan itu disebut sebagai langkah adil untuk melindungi perdamaian dan stabilitas.
Senin lalu pasukan China melakukan pendaratan pantai dan latihan penyerangan di bagian selatan provinsi Fujian, tepat di seberang laut dari Taiwan. Aksi tersebut melibatkan pasukan pengejut, pencari ranjau, dan spesialis perahu.
Juru bicara Dephan AS (Departemen Pertahanan Amerika Serikat) John Kirby hari Selasa memperingatkan China atas berbagai tindakannya untuk menekan Taiwan. Menurutnya aktifitas menekan China berpeluang menimbulkan kesalahan dan pertarungan tanpa sengaja.
John Kirby menyebut aktifitas miiter China di sekitar Taiwan sebagai langkah untuk mengintimidasi dan menekan Taiwan. Ia juga menegaskan kembali sikap AS terhadap Taiwan. (z/RT/VOA)
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 3kg Ganja, Tangkap 2 Pelaku
Muhammadiyah-Pemkot Makassar Perkuat Sinergi Bangun Kota Makassar
Bareskrim Telusuri Laporan Ridwan Kamil Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Prabowo Lawatan ke Kawasan Timur Tengah dan Turki
Arus Mudik Lebaran 2025, Hampir 1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta









