
maiwanews – Latihan gabungan AL (angkatan Laut) Rusia-China 2021 telah berakhir, demikian bunyi pernyataan Kemenhan (Kementerian Pertahanan) Rusia Senin 18 Oktober. Kedua negara melakukan lebih dari 20 latihan tempur sejak 14 hinga 17 Oktober di Laut Jepang.
Dalam tahapan praktis, kapal perang kedua negara mempraktikkan tugas pertahanan ranjau kapal dengan eksekusi artileri, menembakkan tiruan ranjau terapung. Pada tahap penghancuran kapal musuh tiruan, pelaut Rusia dan China melakukan tembakan artileri ke perisai target.
Pada tahap akhir latihan bernama Joint Sea 2021, kapal-kapal AL Rusia dan AL militer China (People’s Liberation Army/PLA), melakukan pencarian bersama dan blokade kapal selam musuh. Latihan pada fase ini didukung pesawat anti-kapal selam. Pilot helikopter berbasis kapal induk mensimulasikan pendaratan di kapal sekutu dengan melayang di atas helipad.
Pada latihan itu AL Rusia diwakili oleh kapal perang dan kapal pendukung Armada Pasifik: kapal anti-kapal selam besar Laksamana Panteleev, korvet proyek 20380 Aldar Tsydenzhapov dan Gromkiy, dua kapal penyapu ranjau pangkalan, kapal selam Ust-Bolsheretsk, serta kapal rudal dan kapal tunda (penarik) penyelamat.
Sementara militer China melibatkan kapal perusak Kun Ming dan Nan Chang, korvet Bin Zhou dan Liu Zhou, kapal selam diesel, kapal pasokan terintegrasi, dan kapal penyelamat.
Latihan Gabungan Joint Sea Rusia-China
Latihan gabungan Rusia-Cina pertama kali berlangsung di Laut Kuning pada Agustus 2005. Saat itu latihan tersebut merupakan bagian dari latihan militer skala besar Misi Perdamaian 2005. Latgab (latihan gabungan) tersebut diselenggarakan di bawah naungan Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO).
Sejak 2012, latihan angkatan laut tahunan Joint Sea diadakan di luar SCO, bertujuan untuk memperkuat kemampuan tempur Rusia dan China untuk bersama-sama melawan ancaman di laut.
Pada tahun 2020, latihan Joint Sea tidak diadakan karena tindakan pembatasan sehubungan dengan pandemi infeksi COVID-19 (Corona Virus Disease 2019). (z/Kremlin)
76 Personel Gabungan Cari Korban Banjir Bandang di Pegunungan Arfak
Peringatan Hari Kartini 2025 di Sulsel: Seruan untuk Perempuan Terus Berkarya
Polisi Tetapkan 9 Orang Tersangka Kasus Pagar Laut Bekasi
2.460 Personel Gabungan Kawal Unjuk Rasa BEM di Patung Kuda
75 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Turki Perkuat Kemitraan Strategis









