Menhan AS Tekankan Pentingnya Amerika Tengah dan Selatan

20210727-f16-au-as-dan-au-kolombia
F16 AU AS dan AU Kolombia terbang di wilayah udara Kolombia selama Latihan Relampago VI, Selasa 27 Juli 2021.

maiwanews – Menteri Pertahanan Amerika Serikat (Menhan AS) Lloyd Austin Sabtu 30 Oktober dini hari WIB atau Jumat 29 Oktober waktu setempat menegaskan pentingnya bekerja dengan mitra di Amerika Tengah dan Selatan.

Dalam menjalin hubungan dengan negara-negara di wikayah Amerika Tengah dan Selatan serta sebagian besar Pulau Karibia, Komando Wilayah Selatan (Southern Command/Southcom) menjadi garda terdepan. Tugas Komando Selatan sangat penting bagi keamanan dan kepentingan Amerika Serikat.

Dalam pidatonya pada upacara pergantian komandan Southcom, Menhan Austin memaparkan, bencana alam dan dampak perubahan iklim, ancaman keamanan siber, perdagangan narkoba, dan organisasi kriminal transnasional merupakan beberapa contoh aktivitas penyebab krisis atau kondisi tidak stabil.

Jenderal Angkatan Darat Laura J Richardson mengambil alih tugas sebagai komandan Southcom dari Laksamana Angkatan Laut Craig S Faller di markas Southcom di Doral, Florida.

Ketidakstabilan atau krisis di wilayah Tengah dan Selatan bisa bergema hingga ke dalam negeri Amerika Serikat. “Kita harus mengatasi tantangan ini bersama-sama, sebagai tetangga dan teman”, ungkap Menhan Austin.

Southcom sedang membangun dan memperkuat kemitraan sejati, berakar pada rasa hormat, komunikasi, dan keterbukaan. Kemitraan sejati berarti memperdalam cara kita bekerja bersama. Menhan Austin mengungkapkan bahwa jaringan aliansi dan kemitraan terutama dengan negara-negara tetangga adalah pengganda kekuatan.

Beberapa kegiatan kerja sama telah dilakukan, helikopter dari satuan tugas gabungan Bravo dan Garda Nasional Puerto Rico mengirimkan makanan dan bantuan saat terjadi gempa berkekuatan 7,2 di wilayah Barat Daya Haiti pada 14 Agustus. Sementara pesawat lain diterbangkan untuk mengamati kerusakan akibat gempa.

Menghadapi pandemi, Southcom memperoleh lebih dari $90 juta untuk keperluan peralatan medis, rumah sakit lapangan, wadah penyimpanan dingin, serta beberapa keperluan lainnya. Selain itu, pemerintah AS menyumbangkan hampir 34 juta dosis vaksin ke wilayah tersebut.

Bidang kerja sama lainnya, katanya, meliputi: mengganggu organisasi kriminal, menghentikan aliran narkoba ke AS, memperluas kerja sama keamanan. (z/Dephan AS)