
maiwanews – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova Rabu 3 November membantah spekulasi media Amerika Serikat tentang penumpukan pasukan Rusia dekat perbatasan dengan Ukraina.
Zakharova menyebutnya sebagai kampanye palsu. Ia mengatakan setidaknya ada tiga media utama memuat laporan dugaan penumpukan pasukan Rusia dekat Ukraina.
Kementerian Pertahanan Ukraina dikutip Zakharova membantah spekulasi jurnalis Amerika Serikat tentang pergerakan pasukan di perbatasan mereka.
Mengenai beredarnya foto-foto kendaraan tempur dekat perbatasan Ukraina, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Ukraina menjelaskan lokasi dalam foto-foto itu berada di luar Kota Yelnya, letaknya ratusan kilometer dari Ukraina. Foto-foto itu idak membuktikan adanya rencana agresif Moskow.
Juru bicara Departemen Pertahanan Amerika Serikat John Kirby Senin 1 November mengatakan Pentagon sedang memantau kawasan Ukraina menyusul laporan dugaan adanya peningkatan aktivitas pasukan militer Rusia dekat perbatasan Ukraina.
Sebuah video di media sosial menunjukkan adanya pergerakan militer di mana kereta api dan truk-truk mengangkut tank dam misil dekat Ukraina.
John Kirby menegaskan adanya laporan publik tentang adanya kegiatan militer Rusia dekat Ukraina. Pihaknya akan terus berkomunikasi dengan sekutu dan mitra. (Kemenlu Rusia/VOA/z)
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Sekda Sulsel Dorong Peningkatan Pelayanan Publik Polda Lewat FGD
Prabowo Subianto Kunjungan Resmi ke Thailand
Prabowo Terima Albanese, Sepakati Penguatan Kemitraan Indonesia-Australia
Dunia Akui Ketahanan Pangan Indonesia, Kata Prabowo









