
maiwanews – Seorang politisi sayap kanan Prancis Julien Odoul membuat pernyataan tentang krisis migrasi di perbatasan Uni Eropa dengan Belarusia. Tasnim News Agency Sabtu 13 November melaporkan bahwa pernyataan itu memicu kekhawatiran di seluruh negeri.
Berbicara kepada saluran berita TV BFM Prancis hari Jumat (12/11/2021) tentang peristiwa baru-baru ini di perbatasan Belarusia-Polandia, Julien Odoul, anggota partai sayap kanan National Rally Marine Le Pen, mengatakan tugas utama otoritas Eropa adalah melindungi orang Eropa.
“Kita harus menjaga perbatasan kita tertutup bagi para migran, kita tidak boleh membiarkan mereka masuk”, kata Odoul, seraya menambahkan bahwa banyak ai migran itu berpotensi berbahaya.
Menanggapi pertanyaan wartawan, Olivier Truchot, tentang apakah para migran harus dibiarkan membeku di perbatasan, Odoul berkata: “Tentu saja, ya”. Odoul mengatakan, jika tidak, Eropa mungkin harus menghadapi invasi migran.
Pernyataan politisi Prancis itu menjadi bahan diskusi di banyak program televisi lain di negara itu, menurut Middle East Monitor.
Ini bukan kali pertama Odoul menuai kontroversi. Pada Oktober 2019, Odoul meminta seorang wanita Muslim melepas cadarnya di sebuah pertemuan di Besancon Timur, menyerangnya secara verbal. Wanita itu sedang menemani perjalanan sekolah di mana salah satu siswa adalah anaknya.
Ketegangan antara Polandia dan Belarusia meningkat pada hari Senin setelah ribuan migran, sebagian besar dari negara-negara Timur Tengah, menuju ke perbatasan Polandia dan mencoba menembus penghalang.
Pihak berwenang Polandia mengerahkan sekitar 15 ribu tentara di sepanjang perbatasan untuk menghentikan para migran memasuki negara itu.
Pengerahan ini memicu kekhawatiran di Rusia, Kremlin mengatakan pihaknya memantau dengan cermat situasi mengkhawatirkan itu dan mendesak semua pihak untuk bertindak secara bertanggung jawab.
Uni Eropa menuduh Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, terlibat dalam bentuk perang hibrida dan menggunakan migran sebagai senjata untuk mengacaukan negara-negara Eropa. (i)
Presiden Serahkan Alutsista ke TNI, Perkuat Pertahanan Udara
Wagub Sulsel Buka Seminar Edukasi Kaukus Perempuan Parlemen
Panen Jagung Seluas 68 Hektar di Pati, Hasilkan 478 Ton
Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya Gagalkan Dua Aksi Tawuran di Jakarta Timur
Porsche Indonesia Persembahkan Porsche Classic Art Week 2025









