
maiwanews – Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam pemimpin Israel Benjamin Netanyahu karena memberi selamat kepada Presiden Joe Biden atas keberhasilan memenangkan pemilihan mengalahkan Trump di mana Trump menolak kekalahannya. Demikian dilaporkan sebuah surat kabar Israel Jumat 10 Desember.
Trump menyebut Netanyahu tidak setia, ia mengaku telah membantu Netanyahu dengan kebijakannya serta mendukung klaim wilayah Israel. Kecaman Trump disampaikan dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Israel Barak Ravid. Ia menunjukkan kecaman terhadap video di internet, video itu menggambarkan pemberian selamat dari Netanyahu terhadap Biden.
Ucapan selamat disampaikan Netanyahu melalui cuitan di Twitter lebih dari 12 jam setelah hasil pemilihan diketahui. Sedangkan video ucapan selamat dirilis Netanyahu 20 Januari, bertepatan dengan hari pelantikan Biden. Trump mengaku belum pernah berkomunikasi dengan Netanyahu sejak itu.
Dalam surat kabar Yediot Aharonot, Trump mengaku menyukai Bibi (panggilan Netanyahu), tapi juga suka kesetiaan. Menurut Trump, Netanyahu bisa saja bersikap diam.
Trump mengungkit kebijakannya di masa lalu, berbagai langkah diambil untuk mendukung Israel, termasuk membatalkan keberatan Amerika Serikat (AS) atas pemukiman di Tepi Barat dan mengakui Yerussalem sebagai ibu kota Israel. Berbagai kebijakan pemerintahan Trump diklaim membantu Netanyahu meraup suara pada pemilu Israel April 2019. (VOA/hiu)
Kapolri Pastikan Keamanan dan Pelayanan Optimal pada 'May Day Fiesta' di Monas
Prabowo Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia
Trump Bertekad Akhiri Serangan Houthi, Lindungi Kapal Komersial
Prabowo Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di Bogor
Korpolairud Jalin Kerja Sama dengan Akademi Pelayaran dan Penerbangan









