
maiwanews – Korps Pengawal Revolusi Islam (Islamic Revolution Guards Corps/IRGC) menerbangkan drone bunuh diri dalam latihan skala besar di Iran Selatan. Latihan dengan nama “Payambar-e Azam 17” (nabi besar) berlangsung di sepanjang pantai Selatan.
Pesawat nirawak itu diklaim berhasil meledakkan target dalam latihan perang. Selain drone bunuh diri, juga diterbangkan drone tempur dan pengintai serta Mohajer-6 di atas zone latihan hari Rabu 22 Desember.
Pesawat tanpa awak Mohajer-6 menghantam sasaran dengan bom pintar bernama Qaem. Serangan ini diklaim berhasil mengenai sasaran denagn akurasi teapat.
Di bagian lain dari latihan, brigade Pasukan Khusus Saberin mempraktikkan taktik perang amfibi. Operasi serangan udara juga dilakukan dengan menggunakan helikopter Divisi Lintas Udara Angkatan Darat IRGC, termasuk helikopter serang Cobra, Mil Mi-17, dan Toofun (badai).
Dalam komentar pada hari Rabu, Komandan Angkatan Darat IRGC Brigadir Jenderal Mohammad Pakpour mengatakan serangan dan drone tempur milik IRGC mampu menargetkan tempat manapun dan menghancurkan target apapun. (Tasnim/hiu)
Munafri Arifuddin Tegaskan Profesionalisme Penunjukan Plt Direksi Perumda Makassar
Khamenei Minta Militer Iran Tingkatkan Kemampuan
Pjs Wali Kota Arwin Azis Tekankan Profesionalisme dan Integritas kepada 1.877 Pengawas TPS se-Makassar
Pj Sekda Makassar Irwan Adnan Hadiri Rapat Mediasi Dinas Pertanahan
Biden dan Sekutu akan Serukan Kembali Gencatan Senjata di Gaza









