
maiwanews – Yaman memperingatkan UEA (Uni Emirat Arab) bahwa seluruh wilayah negara itu berada dalam jangkauan militernya. Peringatan itu terungkap dalam wawancara Menteri Informasi Keselamatan Nasional Pemerintah Yaman Zeifollah al-Shami dengan kantor berita Tasnim.
Dalam wawancara hari Senin (17/01/2022) itu dibahas mengenai operasi drone militer Yaman terhadap UAE. Menteri Zeifollah al-Shami mengungkapkan, operasi pesawat tak berawak baru-baru ini terhadap UEA adalah tindakan pembalasan, menambahkan bahwa seluruh wilayah UEA berada dalam jangkauan militer Yaman.
“Serangan oleh angkatan bersenjata Yaman terhadap UEA adalah bagian dari tanggapan hukum dan sah, dilakukan sebagai pembalasan atas eskalasi perang oleh UEA dan tindakan militer berkelanjutannya terhadap rakyat Yaman”, kataMenteri Zeifollah al-Shami.
Menteri Al-Shami menekankan bahwa UEA melakukan serangan semacam itu sementara sebelumnya negarai itu secara resmi mengumumkan penarikannya dari Yaman. Tetapi pada kenyataannya UEA tidak menarik pasukannya, justru mengintensifkan serangan udara dan meningkatkan plotnya terhadap Yaman dan rakyatnya.
Menyebut operasi itu sebagai reaksi sah terhadap musuh rakyat Yaman, Menteri Al-Shami menggarisbawahi, pesan terpenting dari operasi tersebut adalah untuk memberi tahu UEA bahwa seluruh wilayahnya akan berada dalam jangkauan militer Yaman. dan jika mereka terus melakukan serangan terhadap Yaman dan terus membunuh rakyatnya, akan ada pembalasan.
Pada Senin pagi, tentara Yaman melancarkan operasi drone di dalam wilayah UEA setelah militer negara itu memperingatkan eskalasi perang Abu Dhabi di Yaman sepekan sebelumnya.
Kemudian pada hari itu, Abu Dhabi mengkonfirmasi serangan itu dan mengatakan bahwa ledakan serangan pesawat tak berawak berdampak pada tiga kapal tanker minyak di Abu Dhabi dan kebakaran di lokasi pembangunan perpanjangan bandara baru Emirat. (hiu)
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Paus Fransiskus
Khamenei Minta Militer Iran Tingkatkan Kemampuan
Halal Bi Halal dan Reuni IKA Fisip UH, Merangkai Kisah, Menjalin Silaturahmi
Menhan AS Rencana untuk Menampung Migran Ilegal di Teluk Guantanamo
Jombang Tingkatkan Integritas, Perkuat Pengawasan Melalui Pembinaan Kepatuhan LHKPN









