Ketegangan di Ukraina, Iran Serukan Pendekatan Politik

20220122-saeed-khatibzadeh
Juru bicara Deplu Iran, Saeed Khatibzadeh. Sabtu, 22 Januari 2022.

maiwanews – Iran menyerukan para pihak terkait ketegangan di Ukraina untuk mengedepankan pendekatan politik dan diplomatik. Jubir Kemenlu (Juru Bicara Kementerian Luar Negeri) Iran Saeed Khatibzadeh menyampaikan, Teheran sedang memantau situasi terkait peningkatan tensi atas Ukraina.

Ketegangan baru-baru ini antara Rusia dengan negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat terus dipantau dengan hati-hati dan cermat. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers hari Senin (24/01/2022). “Tentu, kami sudah mencoba mengadakan konsultasi sendiri dengan para pihak dalam masalah ini”, kata Saeed Khatibzadeh.

Iran dikatakan mengusulkan jalan keluar untuk meredakan setiap ketegangan regional melalui dialog serta solusi politik dan diplomasi. Kepada wartawan dalam konferensi pers itu Saeed Khatibzadeh menyampaikan harapannya agar segera tercipta de-eskalasi ketegangan di Ukraina.

Ia mengungkapkan, sebenarnya AS (Amerika Serikat) dan Rusia telah menempuh langkah-langkah untuk meredakan ketegangan atas Ukraina selama pembicaraan tingkat tinggi di Jenewa. Namun dilaporkan bahwa upaya itu tidak menghasilkan terobosan untuk de-eskalasi.

Pemerintah Amerika Serikat telah mengirimkan dukungan pertahanan dan keamanan untuk Ukraina. Pada tanggal 22 Januari sebuah paket bantuan senilai 200 juta dolar tiba di Kiev Ukraina.

Amerika Serikat dan beberapa negara Barat lainnya menuding Rusia berencana menginvasi Ukraina. Saat ini Rusia dikatakan sedang menumpuk pasukan di dekat perbatasan dengan negara itu.

Rusia membantah tudingan sedang merencanakan serangan ke Ukraina, bersikeras bahwa mereka memiliki hak untuk memindahkan pasukannya di wilayahnya sendiri jika dipandang perlu. (z)