Pemerintah AS Minta Keluarga Diplomat Tinggalkan Belarus

20220122-su-35s-rusia
Pesawat tempur Su-35S Rusia, bersiap terbang menuju Belarus. Jumat, 22 Januari 2022.

maiwanews – Pemerintah Amerika Serikat meminta keluarga diplomat untuk meninggalkan Belarusia, negara ini berbatasan dengan Ukraina dan Rusia. Kebijakan itu menyusul makin meningkatnya ketegangan di dekat perbatasa Rusia dengan Ukraina. Washington dan sekutu menuding Moskow menumpuk pasukan untuk menginvasi Ukraina.

Perintah meninggalkan Belarus disampaikan Deplu AS (Departemen Lur Negeri Amerika Serikat) hari Senin (31/01/2022). Deplu AS beralasan kebijakan itu perlu diambil mengingat adanya peningkatan aktivias militer Rusia di dekat perbatasan dengan Ukraina. Aktivitas itu disebut tidak biasa dan mengkhawatirkan.

Warga AS di atau mempertimbangkan perjalanan ke Belarus harus menyadari bahwa situasinya tidak dapat diprediksi dan ada peningkatan ketegangan di wilayah tersebut.

Kemampuan pemerintah AS untuk memberikan layanan rutin atau darurat kepada warga AS di Belarus sudah sangat terbatas karena pembatasan pemerintah Belarusia pada staf Kedutaan Besar AS.

Kedutaan Besar AS mengingatkan warga AS untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terkait ketegangan politik dan militer di kawasan. Warga AS disarankan untuk menghindari demonstrasi publik dan secara teratur mengevaluasi kembali kemungkinan rencana keberangkatan jika terjadi keadaan darurat.

Pada 23 Januari lalu, Deplu AS juga mengesahkan kepergian sukarela karyawan perekrutan langsung AS (U.S. Direct Hire/USDH) dan memerintahkan kepergian anggota keluarga memenuhi syarat (Eligible Family Members/EFM) dari Kedutaan di Kiev Ukraina. Kebijakan ini diambil dengan alasan ancaman lanjutan dari aksi militer Rusia. (z)