Tesla akan Tarik Hampir 54 Ribu Mobil

20220202-tesla-model-s
Mobil listrik Tesla Model S warna hitam. (ilustrasi)

maiwanews – Tesla akan menarik hampir 54 ribu unit mobil di Amerika Serikat dengan alasan keamanan berkendara. Salah satu fitur pada mobil Tesla perlu dihilangkan untuk mengatasi persoalan peningkatan risiko kecelakaan.

Fasilitas rolling stop dengan piranti swakemudi penuh memungkinkan kendaraan melewati simpang jalan sebelum berhenti, demikian dilaporkan media Amerika VOA hari Rabu (02/02/2022).

Risiko dari kekeliruan fitur rolling stop diungkap Badan Urusan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Bebas Hambatan (National Highway Traffic Safety Administration/NHTSA) dalam pernyataan tertulis hari Senin (31/01/2022).

Pabrik mobil listrik Tesla mulai Oktober 2020 lalu melengkapi kendaraannya dengan fitur bergerak melalui rambu stop saat melaju dengan kecepatan kurang dari 9km/jam jika tidak ada kendaraan lain atau pejalan kaki di lokasi itu.

Namun pada 20 Januari Tesla memutuskan menghilangkan fasilitas itu setelah melakukan dua kali pertemuan dengan NHTSA, Tesla menyampaikan kepada pihak pembuat kebijakan terkait rencana penarikan (recall) pada 27 Januari.Tesla mengklaim sejauh ini tidak ada kecelakaan akibat fitur rolling stop.

Penarikan dilakukan terhadap tiga model Tesla yaitu Model S produksi antara tahun 2017-2022, Model X produksi antara tahun 2016-2022, dan Model Y produksi tahun 2020-2022. (z)