
maiwanews – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta jaminan keamanan untuk negaranya di tengah memanasnya situasi di perbatasan. Barat menuding Moskow sengaja menumpuk pasukan untuk melakukan invasi ke negara tetangganya. Hal ini dibantah pejabat-pejabat Rusia dengan mengatakan pemerintahannya berhak menempatkan militer di mana saja di dalam wilayahnya.
Presiden Zelensky dalam Konferensi Keamanan Munich menyerukan negara-negara berpengaruh di dunia, anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) untuk berkumpul dan memberikan jaminan keamanan. Demikian dilaporkan VOA hari Minggu (20/02/2022).
Pada konferensi hari Minggu itu, Presiden Zelensky menyerukan dunia memetik pelajaran dari sejarah. Ia mengkritik negara-negara karena menenangkan Ukraina. Peraturan puluhan tahun lalu dinilai sudah tidak sesuai dengan ancaman zaman sekarang.
Presiden Zelensky mengatakan, arsitektur keamanan dunia hampir hancur. Ia mendorong agar diadakan pertemuan anggota tetap DK PBB (Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB) untuk memberi jaminan keamanan bagi Ukraina.
Presiden Zelensky dalam pidatonya mengkritisi sikap Barat saat ini. Ia mengatakan, jika negara-negara Barat yakin Rusia akan menyerang Ukraina, seharusnya sekarang mereka menjatuhkan sanksi kepada Rusia. Jika Moskow memerintahkan serangan dan Ukraina dihujani bom, maka sanksi sudah tidak berguna. (z)
Sekda Sulsel Dorong Peningkatan Pelayanan Publik Polda Lewat FGD
Kapolda Bengkulu Serahkan Batuan dari Kapolri ke BPBD untuk Korban Gempa
AS-Rusia Bahas Upaya Perdamaian di Ukraina
Porsche Tennis Grand Prix: Laura Siegemund Andalkan Kenyamanan Rumah Sendiri
Khamenei Minta Militer Iran Tingkatkan Kemampuan









