
maiwanews – Pemerintah angkat bicara terkait keputusan SoftBank untuk mundur sebagai investor dalam proyek pembangunan IKN. Pemerintah Indonesia mengklaim banyak calon investor lain tertarik menanamkan modal di mega proyek tersebut.
Sigit Pramono selaku Ketua Tim Komuunikasi IKN (Ibu Kota Nusantara) mengatakan, sumber pembiayaan proyek itu dapat bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Namun diupayakan agar pendanaannya tidak membebani APBN, demikian dikutip VOA hari Jumat (25/03/2022).
Tanpa merinci alasan SoftBank mengurungkan niat berinvestasi di IKN, Sgit menilai hal itu lumrah terjadi dalam kerja sama. Bisa saja keputusan itu diambil karena belum terpenuhinya syarat dan kondisi tertentu atau karena adanya kator eksternal maupun inernal.
SoftBank dikatakan memiliki hak untuk mengambil keputusan mundur dari rencana investasi. Sama halnya dengan pembicaraan teknis nantinya, masing-masing pihak ingin tercapai kesepakatan atas berbagai klausul.
Selain SoftBank, Sigit mengaku masih banyak investor baik dari dalam maupun luar tertarik menanamkan modal pada pembangunan Ibu Kota Nusantara. Namun ia tidak merinci lebih lanjut detail investor potensial tersebut, termasuk besaran dana investasinya. (z)
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Arus Lalu Lintas Tol Jelang Puncak Mudik, Lancar
Pemerintah Evaluasi BUMN Secara Komprehensif
Pemuda Tani Barru Jalin Kerja Sama dengan Produsen Pupuk Organik ZAQ
Prabowo: Kita Tidak Bisa Melindungi Hanya dengan Itikad Baik









