
maiwanews – Aktor Amerika Serikat Sean Penn menyerukan para dermawan miliarder untuk membantu Ukraina dalam perang menghadapi tentara Rusia. Menurutnya, bantuan sebesar 500 juta dolar akan sangat berarti bagi militer Ukraina.
Saran Penn datang hanya beberapa jam setelah pemerintah Ukraina dilaporkan memperbarui tuntutannya sendiri untuk persenjataan lebih lanjut, termasuk pesawat. RT melaporkan hari Sabtu (02/04/2022).
Daftar keinginan Kyiv termasuk pesawat nirawak pengintai dan serang, radar taktis, sistem anti drone peperangan elektronik, dan pesawat pendukung jarak dekat. Negara itu juga meminta rudal anti-kapal, peralatan pengawasan optik, dan pesawat angkut untuk senjata.
“Dengan sumber terbuka, 2 skuadron F-15 atau 16 (yaitu 12 pesawat dengan teknologi lebih baik dibanding Mig atau SU Rusia) dan pelatihan cepat bagi penerbang Ukraina (3 pekan) akan menelan biaya sekitar $300 juta. Tambahkan lagi $200 juta dalam pertahanan rudal dengan total $500 juta”, demikian cuitan bintang Hollywood itu di Twitter hari Jumat (01/04/2022).
Ia menambahkan, seorang miliarder bisa mengakhiri perang ini di Ukraina. Tentu saja ada tambahan dalam mempersenjatai dan memelihara landasan pacu kreatif, dan lain-lain, tetapi tampaknya patut dipikirkan.
Penn tidak merinci lebih jauh, apakah 12 unit pesawat itu untuk hitungan satu atau dua skuadron. Namun diketahui secara umum bahwa jumlah pesawat dalan satu skuadron biasanya terdiri dari 12 sampai 24 unit.
Saran Penn disampaikan setelah Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa memberi bantuan kepada Ukraina senilai ratusan juta dolar dalam bentuk peralatan militer. Namun negara-negara itu menolak mempersenjatai Ukraina dengan pesawat tempur sebagaimana permintaan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, demikian laporan RT.
Penn berada di Ukraina ketika Rusia mengirim pasukan ke negara tetangga bulan Februari. Dia sedang dalam proses membuat film dokumenter dengan Vice Media tentang perang Kyiv di wilayah Donetsk dan Lugansk. Kedua wilayah ini memisahkan diri dari Ukraina dan mendapat pengakuan dari Rusia sebagai republik merdeka setelah delapan tahun perang saudara berdarah. (z)
Kapolda Bengkulu Serahkan Batuan dari Kapolri ke BPBD untuk Korban Gempa
31 Pemimpin Negara dan Perwakilan NATO Hadiri KTT Dukungan Terhadap Ukraina
Danny Pomanto Intruksi OPD Siaga Banjir 24 Jam, Beri Pelayanan Terbaik untuk Korban
Wamenko Otto Hasibuan Serukan Kolaborasi Untuk Membangun Negeri
Pemerintahan Biden Umumkan Bantuan Keamanan Tambahan untuk Ukraina









