
maiwanews – Amerika Serikat memberikan bantuan keamanan tambahan bagi Ukraina senilai $100 juta atau sekitar 1,46 triliun rupiah. Bantuan ini akan diberikan dalam bentuk peralatan tempur untuk pertahanan.
Sekretaris pers Dephan AS (Departemen Pertahanan Amerika Serikat) John Kirby hari Kamis (19/05/2022) mengumumkan, Presiden AS Joe Biden telah memberikan otorisasi bantuan pertahanan untuk Ukraina. Otorisasi ini merupakan penarikan peralatan kesepuluh dari inventaris Dephan AS untuk Ukraina sejak bulan Agustus 2021.
Kemampuan dalam paket bantuan ini disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan kritis Ukraina menghadapi pertempuran saat pasukan Rusia melanjutkan operasi militer mereka secara ofensif di Ukraina Timur.
Paket bantuan peralatan militer ini termasuk 18 unit Howitzer 155mm, 18 unit Kendaraan Taktis untuk menderek Howitzer 155mm, 3 buah radar kontra artileri AN/TPQ-36, dan peralatan lapangan serta suku cadang.
John Kirby pada pengarahan pers mengatakan, Amerika Serikat akan terus menggunakan alat tersedia untuk membantu Ukraina mempertahankan diri. Amerika Serikat kini telah memberikan sekitar $4,6 miliar bantuan keamanan ke Ukraina sejak awal Administrasi Presiden Biden.
Paket-paket bantuan itu termasuk sekitar $3,9 miliar sejak awal invasi lebih lanjut Rusia pada 24 Februari. Sejak 2014, Amerika Serikat telah memberikan lebih dari $6,6 miliar dalam bantuan keamanan ke Ukraina.
Amerika Serikat juga terus bekerja dengan Sekutu dan mitranya untuk mengidentifikasi dan memberi Ukraina kemampuan tambahan untuk mempertahankan diri. (hiu)
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Rocky Gerung Sebut Jambore Karhutla Sebagai Penghormatan Terhadap Alam
AS-Rusia Bahas Upaya Perdamaian di Ukraina
Menlu Rusia Sebut Warga Sipil Jadi Korban Serangan Ukraina
Tim Aju Bantuan Kemanusiaan TNI Berangkat ke Myanmar









