
maiwanews – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa segera memasuki masa pensiun akhir tahun 2022 ini. Dua Kepala Staf TNI yang saat ini sedang menjabat, disebut-sebut berpeluang besar menduduki posisi tertinggi di TNI.
Dua kandidat itu masing-masing Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurahman.
Jawaban soal siapa yang akan jadi Panglima TNI tertuang dalam surat Presiden Joko Widodo tentang calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa akan dikirim ke DPR pada Rabu (23/11) ini.
“Hari ini dikirim ke DPR supresnya. Jamnya belum ya,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (23/11).
Pratikno tak bersedia membeberkan siapa yang bakal menjadi Panglima TNI berikutnya menggantikan Andika Perkasa. Pratikno hanya menjelaskan kriteria calon Panglima TNI berikutnya yakni berasal dari kepala staf angkatan atau mantan kepala staf yang masih aktif.
Jika berdasarkan giliran tiga angkatan, Yudo Margono diyakini punya peluang paling besar mengingat dua panglima TNI terakhir sama-sama dari Angkatan Darat. Sementara Angkatan Udara sebelum itu sudah mendapat giliran.
Namun karena wewenang penentuan nama tetap merupakan hak prerogatif presiden, maka siapa yang akan jadi Panglima TNI selanjutnya tentu mempertimbangkan soal kedekatan maupun kepentingan politik kekuasaan.
Wadan lantamal VI Makassar Berikan Pengarahan Kepada Personel Tidur Dalam Mako Lantamal VI
Panglima TNI Terima Silaturahmi 30 Organisasi Pemuda Islam
Prabowo dan Airlangga Bahas Perkembangan Ekonomi Nasional
Panglima TNI dan Kapolri Terima Ransus Maung Buatan Pindad dari Menhan
Prabowo Panggil Menteri KKP, Perintahkan Usut Tuntas Pagar Laut di Tangerang









