
maiwanews – Seorang pejabat Kementerian Pertahanan Iran mengumumkan rencana untuk mengubah jet tempur siluman buatan dalam negeri Qahir menjadi pesawat perang tanpa pilot.
Direktur pelaksana Organisasi Industri Penerbangan Iran (Iran Aviation Industries Organization/IAIO), anak perusahaan Kementerian Pertahanan, mengumumkan dalam sebuah wawancara televisi pada hari Sabtu bahwa proyek jet tempur Qaher telah mencapai kematangan penuh dalam teknologi. Media Iran, Tasnim News Agency melaporkan dari Teheran hari Minggu (19/02/2023) waktu setempat.
Jenderal Afshin Khajefard mengatakan, Kementerian Pertahanan sedang mengerjakan keragaman produk akhir, menambahkan bahwa jet tempur Qahir akan muncul sebagai pesawat tanpa pilot. Serangkaian versi Qaher akan diluncurkan pada pertengahan tahun Iran berikutnya, akan dimulai pada 21 Maret, tambahnya.
Jenderal Khajefard mencatat bahwa Kementerian Pertahanan telah melakukan modifikasi pada jet tempur Qaher untuk menyesuaikannya dengan utilitas dua unit militer. Ia juga menyatakan bahwa Iran telah mulai mengembangkan pesawat listrik dan akan menguji dua prototipe tahun depan.
Iran telah sepenuhnya memperoleh pengetahuan teknis untuk memproduksi drone listrik, tetapi produksi pesawat listrik berawak membutuhkan lebih banyak penelitian dan pengembangan, tambahnya.
Jet tempur Iran Qaher-313 diluncurkan pada Februari 2013. Jet tempur siluman satu kursi ini dapat lepas landas dan mendarat di landasan pacu pendek.
Pakar dan teknisi militer Iran dalam beberapa tahun terakhir telah membuat kemajuan besar dalam pembuatan berbagai peralatan dalam negeri, membuat angkatan bersenjata mandiri di bidang persenjataan. (z)









