
maiwanews – Sepuluh tahun setelah peluncurannya, Macan berada di puncak generasi model kedua, sekarang dalam bentuk serba listrik. Proses pengujian dilakukan dengan sangat teliti untuk memastikan koordinasi sempurna dari semua komponen.
Dari Stuttgart, pihak Porsche menyampaikan, mereka sangat mementingkan pengujian di dunia nyata dengan prototipe disamarkan. Pada saat sama, simulasi di dunia virtual dan terowongan angin semakin tepat dan memainkan peran semakin besar.
Mengomentari produk baru ini, Vice President Product Line Macan, Jorg Kerner, menyampaikan, “Ketika kami mengembangkan model baru, selalu menyangkut dinamika dan ketepatan berkendara. Itulah Porsche. Hal ini sudah ada dalam DNA kami. Tetapi selalu tentang efisiensi dan desain”.
Berdasarkan hasil uji coba, Direktur Aerodinamika dan Aeroakustik di perusahaan Dr. Ing. h.c. F. Porsche AG, Thomas Wiegand, mengungkapkan bahwa dia dan timnya mengukur koefisien hambatan sebesar 0,25 (sebelumnya 0,35).
Dalam hal motor listrik, Macan baru mendapatkan energi dari baterai lithium-ion di bagian bawah badan mobil, dengan kapasitas kotor 100 kWh, di mana hingga 95 kWh dapat digunakan secara aktif. Arsitektur PPE 800 volt pada Macan baru memungkinkan pengisian daya cepat berkinerja tinggi, saat ini sedang diuji di seluruh dunia sebagai bagian dari proses pengembangan.
Kapasitas pengisian daya DC untuk Macan baru di stasiun pengisian daya 800 volt mencapai 270 kW. Tingkat pengisian daya dapat ditingkatkan dari 10 hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 22 menit di stasiun pengisian daya 400 volt, sakelar tegangan tinggi pada baterai memungkinkan pengisian daya bank dengan secara efektif membagi baterai 800 volt menjadi dua baterai, masing-masing dengan voltase 400 volt. Hal ini memungkinkan pengisian daya berlangsung dengan sangat efisien, tanpa HV booster tambahan, hingga 150 kW. Pengisian daya AC dapat dilakukan hingga 11 kW.
Terkait pengujian, pihak perusahaan menyampaikan, kompetensi inti dari perusahaan menjadi fokus khusus selama pengujian. Melalui berbagai tahap pengujian, dengan tujuan untuk mengkoordinasikan komponen serta memastikan stabilitas operasional dan kelancaran fungsi interaksinya.
Dalam pengujian ketahanan, masa pakai kendaraan disimulasikan di bawah kondisi pengoperasian cukup keras. Hingga saat ini, prototipe Macan listrik telah menyelesaikan lebih dari tiga setengah juta kilometer uji coba di lintasan uji coba dan jalan umum.
Untuk menguji interaksi semua komponen penggerak aktif di bawah beban iklim dan situasi ekstrem, mobil uji digunakan di seluruh dunia. Uji coba dilakukan dalam rentang suhu dari minus 30 derajat Celcius di Skandinavia hingga plus 50 derajat Celcius.
Selain suhu, Kerner mengatakan, sebuah SUV juga harus bekerja di permukaan apa pun. “Itulah mengapa kami menguji tidak hanya di jalan raya, tetapi juga di luar jalan raya, pada kerikil, salju, dan es”, ujar Kerner. (Porsche)
Wagub Sulsel Buka Seminar Edukasi Kaukus Perempuan Parlemen
Porsche Lakukan Investasi Strategis untuk Perkuat Masa Depan
Porsche Tennis Grand Prix: Aryna Sabalenka dan Jelena Ostapenko Melaju ke Final
Porsche Tennis Grand Prix: Pegula, Gauff, dan Paolini Lolos ke Perempat Final
?Wali Kota Makassar Pastikan Seleksi Sekda Berjalan Transparan dan Profesional?









