maiwanews -Di tengah ketertinggalan alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang dimiliki, Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya TNI Angkatan Udara (AU) tetap berupaya memaksimalkan fungsi perlatan pertahanan yang ada.
Pesawat Angkut jenis Hercules C-130 A-1323 yang dimiliki TNI AU itu akan menjalani perbaikan di negara pembuatnya, Amerika Serikat. Perbaikan diperkirakan memakan waktu enam bulan.
Dengan diawaki Kapten Pilot Komandan Skadron Udara 31 Letkol Pnb Iman Handoyo, bersama 17 awak pesawat dari TNI AU dan empat orang dari pihak Amerika, pesawat tersebut tinggal landas dari Lanud Halim Perdanakusma menuju Oklahoma, Amerika tepat pukul 09.15, Rabu, 14 Juli 2010.
Pesawat Hercules C-130 akan melakukan penerbangan selama enam hari dengan route Lanud Halim Perdanakusuma-Biak-Guam-Wake Island-Honolulu-Travis AFB dan tujuan akhir Oklahuma, Amerika Serikat.
Sebelum melakukan penerbangan, seperti dikutip dari tni-au.mil.id, para awak pesawat mendapat ucapan selamat jalan dari Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb M. Nurullah dan para pejabat Lanud Halim Perdanakusuma.
Perundingan Dagang, Indonesia Tawarkan Solusi Saling Menguntungkan ke Amerika Serikat
Tim Aju Bantuan Kemanusiaan TNI Berangkat ke Myanmar
AS Desak PBB Bertindak Demi Perdamaian di Eropa
Forum Perangkat Daerah Dinas Sosial Kota Makassar, Sinergi untuk Kesejahteraan Sosial
Danny Pomanto Intruksi OPD Siaga Banjir 24 Jam, Beri Pelayanan Terbaik untuk Korban









