maiwanews – Setelah lama adem, Insiden di perbatasan antara Malaysia dan Indonesia kembali terjadi. Kapal patroli Diraja Malaysia Menembaki kapal patroli Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepulauan Riau, Indonesia.
Kapal patroli DKP Indonesia itu ditembaki kapal patroli Diraja Malaysia setelah kapal patroli DKP menahan nelayan Malaysia yang melakukan pencurian ikan di perairan Tanjungberakit Bintan, Kepri, Jumat malam.
Polisi Malaysia itu meminta agar para nelayan mereka dilepaskan dengan terlebih dahulu melepaskan tembakan peringatan sebanyak dua kali. Aksi itu dilakukan saat petugas patroli DKP hendak mengamankan para nelayan dan lima buah kapalnya.
Usai insiden itu, tiga petugas DKP yang membawa kapal nelayan milik Malaysia dibawa oleh Polisi Diraja Malaysia, namun tujuh nelayan Malaysia dibawa ke Markas Polair Polda Kepri untuk dimintai keterangan.
Tiga orang petugas DKP Indonesia yakni Asriadi (40), Erwan (37), Seivo Grevo Wewengkang (26), ditahan polisi Malaysia karena ketiganya menaiki kapal nelayan Malaysia untuk menggiringnya ke perairan Indonesia.
Kapolda Kepulauan Riau, Brigadir Jenderal Polisi Puji Hartanto berjanji mengoordinasikan masalah itu dengan Polisi Diraja Malaysia dan pemerintah pusat untuk mencari jalan keluar.
Sementara itu dari Jakarta dilaporkan, upaya diplomatik sedang dilakukan pemerintah Indonesia lewat Kementerian Luar Negeri dengan meminta agar tiga petugas DKP Kepri itu segera dibebaskan.









