maiwanews – Mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji menegaskan, penerimaan pajak bisa meningkat dua kali lipat apabila penanganan perkara mafia pajak dilakukan dengan baik.
Menurut Susno, saat ini ada pembayaran pajak yang hanya 30-40 persen dari kewajiban pajak yang semestinya dibayarkan.
Hal tersebut diungkapkan Susno Duadji saat menjalani sidang permohonan uji materi Undang-Undang Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis, 19 Agustus 2010.
Susno Duadji mengatakan, untuk mewujudkan itu saat ini pintu sudah terbuka lebar dengan terkuaknya kasus mafia pajak yang melibatkan Gayus Tambunan yang telah membuka banyak hal seperti rekayasa dan keterlibatan sejumlah petinggi Polri.
Susno mengakui, usaha yang ia lakukan memang belum berhasil, penanganan kasus mafia pajak belum sesuai yang diharapkan. Bahkan, kini ia harus terpisah dari keluarga dan meringkuk di tahanan atas tuduhan korupsi.
“Sekarang yang terjerat baru di level bawah dan menjerat mantan Kabareskrim,” kata Susno Duadji menyindir.
Susno juga mengkritik kepastian hukum di negeri ini yang menurutnya belum ada. Bahkan, kepastian untuk mendapatkan perlindungan sebagai peniup peluit (whistle blower) saja belum terwujud.
Susno menjelaskan bahwa apa yang dilakukan bukan semata-mata untuk melindungi dirinya.” Saya hanya ingin supaya kejadian pahit ini agar tidak dialami peniup peluit lain. Sebab, untuk mengungkap korupsi perlu peran orang dalam,” kata Susno.
Menurutnya, sebelumya ia telah mengajukan permohonan perlindungan saksi ke LPSK, hasilnya, LPSK menetapkan Susno berhak mendapatkan perlindungan, namun ternyata, perlindungan hanya berhenti di atas kertas saja.
Karena sejumlah alasan itulah Susno Duadji kemudian mengajukan gugatan uji materi LPSK ke Mahkamah Kostitusi.
Presiden Serahkan Alutsista ke TNI, Perkuat Pertahanan Udara
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Polda Riau Amankan 8 Remaja Diduga Terlibat Aksi Kejahatan Jalanan
Perundingan Dagang, Indonesia Tawarkan Solusi Saling Menguntungkan ke Amerika Serikat
Prabowo Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia









