2011, Utang RI Akan Naik Hingga Rp 1.807,5 Triliun

uang dollar ASmaiwanews – Utang pemerintah Indonesia pada 2011 tahun depan diproyeksikan akan mencapai Rp 1.807,5 triliun, bertambah Rp 119,2 triliun dari proyeksi utang pemerintah di akhir 2010.

Penambahan jumlah utang pemerintah terbesar ada pada penerbitan surat utang yang dalam isi Nota Keuangan 2011 itu, direncanakan mencapai Rp 120 triliun.

Sementara itu, jumlah outstanding surat utang pemerintah di tahun 2011 diproyeksi dapat mencapai Rp 1.197,1 triliun. Dari sisi utang luar negeri, justru diproyeksi turun tipis, yakni Rp 800 miliar yakni dari Rp 611,2 triliun di akhir 2010 menjadi Rp 610,4 triliun di akhir 2011.

Namun, dalam nota tersebut, pemerintah menilai posisi utang pemerintah tersebut, masih relatif baik dengan risiko yang rendah. Demikian dikutip dari isi Nota Keuangan 2011, Selasa, 24 Agustus 2010.

Kondisi risiko keuangan portofolio utang pemerintah di 2010 semakin membaik dibanding tahun sebelumnya. Hal itu disebabkan oleh semakin kondusifnya pasar keuangan, khususnya pasar domestik.

Pemerintah berpendapat, meskipun secara nominal utang Indonesia meningkat, namun dari sisi rasio utang, justru mengalami penurunan. Hal itu disebabkan karena terus meningkatnya PDB kita.

Berikut rasio utang Indonesia terhadap PDB sejak 2010 berdasarkan data Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu:

  • 2000: utang Rp 1.234,28 triliun, rasio utang 89%
  • 2001: utang Rp 1.646,32 triliun, rasio utang 77%
  • 2002: utang Rp 1.821,83 triliun, rasio utang 67%
  • 2003: utang Rp 2.013,68 triliun, rasio utang 61%
  • 2004: utang Rp 2.295,83 triliun, rasio utang 57%
  • 2005: utang Rp 2.774,28 triliun, rasio utang 47%
  • 2006: utang Rp 3.339,48 triliun, rasio utang 39%
  • 2007: utang Rp 3.949,48 triliun, rasio utang 35%
  • 2008: utang Rp 1.4.954,03 triliun, rasio utang 33%
  • 2009: utang Rp 1.5613,44 triliun, rasio utang 28%
  • 2010:  utang Rp 1.6253,79 triliun, rasio utang 26% (hingga Juli).