maiwanews – Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, penggiat media sosial (medsos) Ade mengalami perdarahan otak. Ade Armando mengalami luka serius di bagian wajah, kepala, dan sekujur tubuh akibat dikeroyok saat berlangsung aksi demo di depan Geduang DPR Rp Senayan.
Sekretaris Jenderal Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS), Nong Darol Mahmada mengatakan, Ade Armando beberapa kali mengalami muntah dengan mengeluarkan darah.
“Ade Armando beberapa kali muntah dengan mengeluarkan darah,” kata Nong Darol dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/4).
Meski demikian kata Nong, kondisi Ade saat ini sudah mulai membaik. Ade Armando kata dia, direncanakan akan menjalani sejumlah pemeriksaan lanjutan pagi ini.
Nong Darol menceritakan, usai dikeroyok, Ade Armando masih dalam keadaan sadar dan bisa berkomunikasi dengan keluarga. Ade langsung mendapatkan pertolongan dokter polisi pada jam 16.10 WIB dan baru bisa dievakuasi dan sekitar jam 18.00 sampai ke RS karena ada penyekatan massa.
PIS mengutuk keras pemukulan dan pengeroyokan terhadap Ade Armando. Nong Darol berharap, pihak aparat secepatnya menangkap dan memproses hukum pelaku penganiayaan terhadap Ade Armando yang juga merupakan Ketua PIS.
AS Desak PBB Bertindak Demi Perdamaian di Eropa
75 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Turki Perkuat Kemitraan Strategis
Danny Pomanto Hadiri Perayaan Natal Klasis Makassar,
Erdogan: Hakikat Republik Kita adalah Persaudaraan
Akhir Masa Jabatan, DPRD dan Pemkot Makassar Sahkan Empat Ranperda









