GRESIK – Puluhan warga Desa Tirem Enggal, Kecamatan Dukun, yang bermukim di seputaran daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo berada dalam situasi menyedihkan.
Hal itu terjadi lantaran rumah yang mereka tempati selama ini longsor akibat tergerus air luapan Bengawan Solo. Sayangnya, hingga saat ini mereka sama sekali belum mendapat bantuan dari Pemkab Gresik.
“Saya sudah berulangkali mengajukan proposal permohonan bantuan ke Pemkab, tapi sampai sekarang belum juga ada tanggapan. Padahal, para punggawa (pejabat) Pemkab Gresik sudah turun langsung ke lokasi,” ujar Kepala Desa Tirem Enggal, Thosikin.
Thosikin menyatakan keprihatinannya akan nasib yang dialami warga bantaran Bengawan Solo.
Diungkapkan Thosikin menjelaskan, dari 40 warga yang tinggal di bantaran, sebanyak 13 rumah warga dalam kondisi rusak parah akibat tergerus luapan Bengawan Solo. Lebih parah lagi, warga terpaksa harus pasrah menerima nasib karena hingga saat ini belum juga mendapatkan bantuan.
Di sisi lain, sekitar 70 hektare tanaman padi di Desa Baron, Kecamatan Dukun juga terendam air luapan Bengawan Solo.
Menurut Kepala Desa Baron, Nurul Yatim, melubernya air Bengawan Solo (hilir), karena tanggul sepanjang 20 meter di Kali Baron jebol saat hujan turun deras pada Minggu (17/10/2010) malam lalu.
“Hujan saat itu semalam tidak berhenti, akibatnya tanggul sudah tidak mampu menahan luberan air Bengawan Solo. Jadi terendam sejak kemarin,” tutur Nurul Yatim
Nurul Yatim menyatakan, padi yang sudah berumur dua sampai tiga bulan itu batangnya akan membusuk jika sampai terendam selama empat hari lebih.
“Ini adalah risiko tahunan yang sulit kita hindari. Harapan kami secepatnya ada penanggulangan tanggul dari pemerintah,” ungkapnya.
Ditambahkan Nurul,kalau pihaknya belum bisa menghitung berapa kerugian warganya akibat banjir tersebut.
Menyikapi hal itu, Camat Dukun, Khoirul Anam, kepada wartawan mengatakan telah menerima laporan terkait musibah yang dialami warga Desa Tirem Enggal dan Baron tersebut.
Pihaknya akan secepatnya melakukan koordinasi dengan Pemkab Gresik guna mengatasi permasalahan tersebut.
.









