Aneh, Gayus Berani Keliaran di Lucky Plaza

Orchad Road SingapuraJakarta – Proses penjemputan buronan kasus pajak Rp. 25 miliar Gayus Tambunan oleh tim yang dipimpin Kabareskrimp Komjen Pol Ito Sumardi dari Singapura beredar dalam versi berbeda antara Polri dan Satgas Antimafia Hukum.

Menurut versi Polri, persembunyian Gayus diketahui lalu kemudian mau menyerahkan diri secara sukarela berkat koordinasi yang dilakukan Polri dengan pihak kepolisian Singapura.

Sementara versi Satgas seperti yang disampaikan Denny Indrayana yang juga turut serta dalam penjemputan itu mengatakan bahwa Ia dan tim lainnya berhasil membujuk Gayus untuk menyerahkan diri setelah dengan tidak sengaja Denny memergoki Gayus sedang membeli makan di warung padang food court Lucky Plaza.

Yang agak janggal adalah seorang Gayus yang sedang disorot publik Indonesia secara luas karena sebuah kasus besar berani tinggal bahkan berkeliaran di kawasan Orchad Road apalagi di Lucky Plaza hanya untuk membeli makan tanpa upaya penyamaran.

Seperti diketahui, kawasan Orchad Road adalah pusat bisnis Singapura, sebuah kawasan yang dikunjung orang seluruh dunia termasuk warga Indonesia, di kawasan itu, sangat mudah bertemu warga Indonesia.

Terlebih lagi di Lucky Plaza. Tempat belanja yang letaknya di tengah-tengah kawasan Orchad Road tersebut adalah salah satu tujuan utama warga Indonesia jika ingin berbelanja aneka elektronik, HP, Souvenir, makanan Indonesia, atau sekedar tukar uang.

Di atas Luchy plaza berdiri apartemen Lucky Plaza yang penyewanya sebagian besar adalah warga Indonesia. Bahkan banyak unit apartemen itu dimiliki warga Indonesia.

Warga Indonesia jika ke Singapura tapi uangnya terbatas, biasanya akan memilih menyewa apartemen Lucky Plaza karena murah. Harga sewa satu kamar di apartemen Lucky Plaza berkisar Rp. 400 – 500 ribu/hari.

Karena itu, bisa dibayangkan berapa banyak warga Indonesia berseliwerang di Lucky Plaza setiap hari, bahkan di seluruh kawasan Orchad Road. Buktinya, di Lucky Plaza terdapat sangat mudah menemukan makanan khas Indonesia seperti warung padang tempat Gayus dipergoki Satgas Antimafia hukum.

Kalau buronan besar dan disorot luas media seperti Gayus Tambunan bersembunyi di kawasan Orchad Road lalu berani berkeliaran di Lucky Plaza hanya untuk membeli makanan, agaknya aneh.