Animo Masyarakat Jatim Untuk Transmigrasi masih Tinggi

maiwanews – Selasa (15/6) Kepala Bidang Transmigrasi Disnakertrans Jatim Achmad Zaifoer Msi mengadakan rapat kerja sama antar daerah (KSAD). Rapat KSAD ini bermaksud memfasilitasi agar terwujudnya perjanjian dan kesepakatan kerja sama antar daerah antara pemerintah provinsi/kabupaten daerah tujuan transmigrasi dengan pemerintah provinsi/kabupaten daerah asal, yang sesuai dengan kemampuan dan kewenangannya dalam memenuhi kewajiban dan hak masing masing sesuai perjanjian yang dibuat.

Karena minta masyarakat Jatim untuk bertransmigrasi masih cukup tinggi, sampai saat ini calon transmigrasi sebanyak 558 KK. Pemprov Jatim pada tahun 2019 mendapat alokasi dari Ditjen PKP2trans sebanyak 160KK ke 6 kabupaten di 5 provinsi. Sedangkan pada tahun 2020 Provinsi Jatim mendapat alokasi sebanyak 165 kk, tapi pelaksanaannya ditunda karena ada pandemi virus COVID-19.

Untuk tahun 2021 berdasarkan keputusan dirjen ppktrans nomor 27 tahun 2021 tanggal 4 maret 2021 Provinsi Jatim mandapatkan alokasi 109 KK ke 6 provinsi (Aceh, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur).

Tujuan diadakan rapat ini adalah untuk mewujudkan pelaksanaan program ketransmigrasian yang akuntable dan memenuhi unsur clear dan clean serta mampu mewujudkan transmigran yang mandiri dan berkualitas  sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah tempatan transmigrasi. (FL/Kominfo Pemprov Jatim)